Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Politisi Gerindra Jateng Ungkap Mahalnya Ongkos Pilkada, Paslon Bisa Habis Ratusan Miliar
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Politik

Politisi Gerindra Jateng Ungkap Mahalnya Ongkos Pilkada, Paslon Bisa Habis Ratusan Miliar

By Athok Mahfud
Rabu, 31 Des 2025
2 Views
Share
2 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko
SHARE

INDORAYA – Politisi Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng), Heri Pudyatmoko mengungkap mahalnya ongkos yang harus dikeluarkan oleh pasangan calon untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung.

Menurut Heri, biaya yang dikeluarkan paslon terus meningkat dari tahun ke tahun dan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi demokrasi. Bahkan, satu paslon bisa menghabiskan ratusan miliar untuk membiayai langkah politiknya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng itu menilai, tingginya ongkos politik telah memunculkan praktik politik uang di tengah masyarakat.

“Ini muncul sebuah kultur di masyarakat, pesta rakyat (pemilu) dimaknai dengan pesta, bagi-bagi duit,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Selasa (30/12/2025).

Ia mengatakan, meski ada pengawasan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), praktik politik uang masih sulit ditekan.

“Sehingga menurut saya banyak faktor negatifnya,” ucap Heri Londo, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Heri membeberkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan paslon di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Ia mencontohkan Pilkada di Kabupaten Kudus, di mana ongkos politik dua paslon jika digabung bisa menembus angka ratusan miliar rupiah.

“Kalau kita ngomong di Kudus, misalnya, habis berapa itu? Kalau kita gabung (ongkos politik) antara dua calon, itu di atas Rp150 miliar. Dan trennya naik dan naik terus. Kalau dulu, Rp60 miliar itu sudah tinggi sekali,” kata Heri.

Menurut Heri, pada Pilkada 2020, biaya politik di beberapa daerah juga tergolong besar. Ia menyebut satu paslon di Kabupaten Pekalongan bisa menghabiskan dana sekitar Rp60 hingga Rp70 miliar.

“Kemarin, (Pilkada) Kudus dicek saja, hampir di atas Rp100 (miliar) satu paslon,” ujarnya.

Heri menilai, besarnya ongkos politik tersebut berisiko mendorong kepala daerah terpilih melakukan praktik korupsi demi mengembalikan modal politik yang telah dikeluarkan.

Oleh sebab itu, pihaknya mendukung rencana Pilkada dilakukan melalui DPRD. Hal ini dianggap dapat mengurangi pengeluaran negara serta mengatasi pembengkakan biaya politik yang kerap terjadi dalam pilkada langsung.

Sikap DPD Partai Gerindra Jateng ini juga sejalan dengan kebijakan DPP dalam mendukung pemilihan kepala daerah melalui DPRD sebagai upaya menekan ongkos politik dalam pilkada langsung.

TAGGED:pilkadaPilkada lewat DPRDSekretaris DPD Gerindra Jateng Heri Pudyatmoko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026
  • Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil Rabu, 11 Feb 2026
  • Prihatin Nasib Guru Honorer, PGRI Jateng Kritik Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Rabu, 11 Feb 2026
  • Hampir 1 Bulan Hilang, Pendaki Bukit Mongkrang Gunung Lawu Ditemukan Meninggal Dunia Rabu, 11 Feb 2026
  • Hanyut di Sungai Sambong Batang, Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Rabu, 11 Feb 2026
  • Nekat Kendarai Motor Saat Hujan Deras, Perempuan di Semarang Hanyut dan Hilang di Sungai Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Politik

Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran

Minggu, 08 Feb 2026
Politik

Riak Konflik PPP Tak Padam: Dari Ancol Menjalar ke Jawa Tengah

Minggu, 08 Feb 2026
Politik

Mardiono Siap Mediasi Kasus Penggelapan Dana Saksi Pemilu PPP Jateng

Sabtu, 07 Feb 2026
JatengPolitik

Diduga Gelapkan Dana Saksi Pemilu, Mantan Ketua PPP Jateng Tak Hadiri Muswil Partai

Sabtu, 07 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?