Ad imageAd image

Polisi Selidiki Pemicu Bus Terperosok ke Jurang di Wisata Guci Tegal

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 747 Views
3 Min Read
Tangkap layar video kejadian bus pariwisata terjun ke jurang di obyek wisata Guci Tegal, Minggu(7/5/2023). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab bus pariwisata masuk jurang yang berada di depan obyek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Minggu (7/5/2023).

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Informasi dari pihak kepolisian, bus yang membawa para penumpang dari Serpong, Tangerang tersebut semula sedang parkir dalam kondisi mesin yang dihidupkan oleh sang sopir.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menyampaikan pihaknya masih terus menyelidiki kecelakaan bus terjun ke jurang di Obyek Wisata Guci.

Prosesnya, personel Satlantas dan Reskrim gabungan dari Polres Tegal melakukan penyelidikan dengan metode manual.

BACA JUGA:   Stok Beras di Bulog Jateng 224 Ribu Ton, Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

Kemudian, kata dia Polda Jateng akan membantu menggunakan teknik penyelidikan analitic scientific.

“Kita sedang mengorek keterangan para korban yang selamat, para saksi dan pihak terkait untuk mengungkap penyebab utama laka bus wisata di Guci,” ungkap Agus saat dikonfirmasi wartawan.

Kronologi yang didapat, Agus menjelaskan bahwa informasi di lapangan yakni sopir dan kernet tak berada di dalam bus saat bus pariwisata itu tergelincir ke jurang.

Bahkan kondisi bus sedang keadaan parkir di depan obyek wisata Guci, serta ban depan dan belakang telah diganjel kayu.

BACA JUGA:   Harga Rumah Subsidi di Jateng Naik, Per Unit Jadi Rp 162 Juta

Meski telah diganjel, lanjut dia, berdasarkan keterangan sementara dari para korban. Namun, mesin bus masih dalam posisi dinyalakan oleh sopir.

 

“Ketika kejadian tadi pagi, kernet dan sopirnya tidak ada di dalam bus. Artinya busnya ini berjalan tanpa awak,” terangnya.

Kendati demikian, aparat kepolisian belum bisa memutuskan penyebab dari bus berjalan higgga masuk ke sungai.

“Tetapi kita belum bisa mengindikasikan apakah ketika bus berjalan hingga masuk ke sungai itu disebabkan adanya kelalaian penumpang atau krunya,” imbuh Agus.

Akibat kecelakaan ini, Agus berujar data sementara dilaporkan satu orang meninggal dunia. Selain itu, ada satu korban luka berat dan 35 orang lainnya luka ringan.

BACA JUGA:   Ramai Pungutan Liar Berkedok Infak di SMKN 1 Sale Rembang, Disdikbud Jateng Buka Suara

Keseluruhan korban dari bus terjun ke jurang tersebut, yakni tercatat sebanyak 37 penumpang. Sedangkan berdasarkan data riil penumpang keseluruhannya ada hampir 70 penumpang bus.

“Jadi pas kejadian ada 37 orang yang di dalam bus wisata. Lalu ketika dilakukan evakuasi, satu orang ditemukan meninggal, satu luka berat dan 35 orang luka ringan. Dan sisanya masih ada 36 orang selamat karena kebetulan belum naik bus,” papar Agus.

Share this Article
Leave a comment