Ad imageAd image

Polda Jateng Mulai Operasi Candi 2022, Penindakan Pelanggar Kedepankan Humanisme

Kartika Ayu
By Kartika Ayu 99 Views
2 Min Read
Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi tahun 2022 di halaman Mapolda Jateng, Selasa (1/3/2022).

INDORAYA – Polda Jawa Tengah melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi tahun 2022.

Kegiatan itu digelar di halaman Mapolda Jateng dan dipimpin oleh Irwasda Polda Jateng, Kombes Pol Untung Sudarto selaku inspektur upacara, Selasa (1/3/2022).

Dalam keterangan, Kombes Pol Untung Sudarto menyampaikan bahwa sebanyak 2.577 personil Polda Jateng beserta jajaran diterjunkan dalam kegiatan operasi yang mengedepankan dalam penindakan terhadap pelanggar yaitu secara humanis.

“Tindakan yang dilakukan dalam kegiatan operasi adalah upaya preventif dan preemptif yang dilakukan secara humanis. Kita kedepankan aspek edukasi masyarakat dan memaksimalkan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya usai Apel.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryonugroho menyebut kegiatan operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi dalam menghadapi operasi ketupat yang akan digelar beberapa pekan ke depan.

“Adapun kegiatan operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi bertujuan mengurangi angka laka lantas termasuk pelanggaran, memutus rantai Covid-19, serta menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar,” bebernya.

Ia menambahkan, meskipun personil yang terlibat operasi melakukan kegiatan melalui upaya preventif dan preemtif, namun dalam penugasan rutin tetap dilakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.

“Jadi satgas operasi tidak melakukan penindakan, namun dalam tugas rutin bila ditemukan adanya pelanggaran kasat mata tetap ditindak. Apalagi saat ini ada ribuan kamera ETLE terpasang yang mengawasi pengguna jalan, sehingga dilakukan tilang melalui mekanisme ETLE,” tutur Agus.

Guna menyikapi situasi pandemi saat ini, penindakan konvesional terhadap pelanggar lalu lintas melalui tilang dikurangi dan lebih mengedepankan tindakan melalui upaya preventif dan preemtif serta himbauan edukatif.

“Tentunya nanti (dalam kegiatan operasi) ada semacam gerai keselamatan kaitannya dengan Covid-19 termasuk tindakan-tindakan edukatif melalui himbauan pada pengguna jalan,” terangnya.

Guna mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, dirinya menghimbau agar masyarakat selaku pengguna jalan untuk patuh dan disiplin baik berlalu lintas maupun dalam menjaga prokes. (IR)

Share this Article