INDORAYA – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan kelancaran mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya bagi pengguna kendaraan listrik.
Ia menyatakan PLN telah melakukan penyisiran jalur mudik dan menyiapkan titik-titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lokasi strategis seperti rest area jalan tol.
Darmawan menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir jajaran PLN turun langsung ke jalur mudik, termasuk titik peristirahatan pemudik kendaraan listrik, tak terkecuali rest area jalan tol.
“Beberapa hari ini kami menyusuri jalur mudik dan memastikan saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik dapat berjalan dengan lancar,” ujar dia saat kunjungan kerja di Semarang, baru-baru ini.
Ia mengungkapkan, jumlah kendaraan listrik selama periode Nataru tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatannya bahkan mencapai dua kali lipat.
Untuk mengimbangi lonjakan tersebut, PLN menambah jumlah SPKLU hingga 2,5 kali lipat, lebih besar dari pertumbuhan kendaraan listrik itu sendiri.
“Jumlah SPKLU kami tingkatkan menjadi dua setengah kali lipat, sehingga lebih besar dari kenaikan jumlah mobil listrik,” jelas Darmawan.
Selain kesiapan SPKLU, PLN juga memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Nataru. Beban puncak listrik saat Natal diperkirakan mencapai 4 gigawatt, sementara kapasitas sistem mencapai 3 gigawatt, sehingga kondisi kelistrikan dinyatakan aman.
“Kami pastikan batubara dan gas sebagai bahan bakar pembangkit dalam kondisi aman. Seluruh sistem listrik terjaga,” tegas Darmawan.
Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN mengerahkan sekitar 69 ribu hingga 70 ribu personel yang bersiaga penuh di seluruh Indonesia selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dengan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik dan keandalan sistem kelistrikan, PLN optimistis perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.


