Ad imageAd image

Petugas Gabungan Evakuasi Warga yang Sakit dari Lokasi Banjir di Kota Semarang

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 820 Views
2 Min Read
Petugas gabungan mengevakuasi seorang perempuan yang sedang sakit dari lokasi banjir ke tempat medis. Evakuasi tersebut dilakukan dengan menggunakan perahu yang dibantu oleh pihak kepolisian. (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Petugas gabungan mengevakuasi seorang perempuan yang sedang sakit dari lokasi banjir ke tempat medis. Evakuasi tersebut dilakukan dengan menggunakan perahu yang dibantu oleh pihak kepolisian.

Diketahui, seorang perempuan tersebut merupakan warga RT 4 RW 1 Kelurahan Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Camat Gayamsari, Eko Yuniarto mengatakan evakuasi ini bermula dirinya bersama jajaran Forkompimcam Gayamsari mendapatkan laporan terkait adanya seorang warga yang sedang sakit sejak tiga hari lalu. Bahkan, kondisinya dilaporkan lemas.

“Mengetahui hal itu, kami dibantu pihak Polres dan Forkopimcam berhasil melaksnakan evakuasi dengan perahu karet,” ungkap dia di lokasi, Jumat (15/3/2024).

BACA JUGA:   Selamat! 10 Peserta Berhasil Masuk Final Festival Dalang Cilik di Semarang

Usai dievakuasi ke tempat yang lebih aman, Eko menuturkan bahwa pihaknya langsung melarikan seorang perempuan itu posko kesehatan.

“Langsung ditangani oleh petugas di posko,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Eko menyatakan pihaknya akan membangun keselamatan masyarakat di lokasi banjir, bagaimana situasinya.

“Sampai hari ini petugas siap siaga di lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir. Untuk sementara, yang terdampak paling parah yakni di Tambakrejo, Sawah Besar dan Siwalan,” bebernya.

Dirinya juga menyebut untuk warga lain yang terdampak banjir ini akan diungsingkan ke Balai RT dan RW sera masjid.

BACA JUGA:   UKM Perisai Diri UPGRIS Borong Medali Piala Presiden RI

“Di Tambakrejo 5 orang di Balai Kelurahan Tambakrejo Rejo yang lain di masjid. Kalau di sini lokasi terdekat di rumah tetangga, mereka tertampung,” imbuhnya.

Untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dalam kondisi banjir ini, Eko berpesan kepada warga untuk ikut membantu mengamankan rumah masing-masing.

“Ini kemarin pak Kapolres dan Dandim hadir menyampaikan kita akan dibantu untuk mengamankan rumah warga yang ditinggalkan dan harus diamankan. Sampai saat ini belum ada kejadian apapun,” pungkasnya.

Diketahui, di wilayah Kaligawe genangan banjir terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi sejak Rabu (13/3/2024). Meski hujan sudah berhenti, saat ini di sejumlah wilayah masih tergenang banjir.

BACA JUGA:   Mahasiswa Unnes Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos, Dekanat Masih Telusuri Penyebabnya
Share this Article
Leave a comment