Ad imageAd image

Pertama di Jateng, BI Dorong Pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah Lewat QRIS

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 915 Views
2 Min Read
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra. (Foto: Dok. Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendorong pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Cara ini baru pertama dilakukan di Jateng.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng Rahmat Dwisaputra mengatakan, pada Ramadan ini, BI memperluas penggunaan QRIS untuk penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS). Pihaknya bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Menyasar 9 Masjid Agung di 8 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah, bekerjasama dengan pengurus wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jawa Tengah selama periode 11 Maret hingga 18 April 2024,” katanya.

BACA JUGA:   Hari Ini KPU Jateng Buka Tahapan Pendaftaran Bacalon DPD dan DPRD, Ini Jumlah Kursi yang Tersedia

Dia merinci delapan daerah tersebut. Di antaranya Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Wonosobo, serta Kabupaten Demak.

Rahmat melanjutkan, BI Jateng telah menyediakan kode QRIS di masing-masing masjid. Sehingga masyarakat bisa langsung scan barcode dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah.

Sementara Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng Nita Rachmenia berharap program ini bisa mempermudah dan menggalakkan lagi pembayaran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf).

Selain itu, program ini juga sebagai sarana sosialisasi pada masyarakat terkait pemanfaatan penggunaan QRIS.

BACA JUGA:   67 Petugas Pemilu di Jateng Meninggal, Pemprov Evaluasi Agar Tak Terulang Saat Pilkada

“Program ini sekaligus menggalakkan lagi pembayaran Ziswaf di masjid-masjid. Sekaligus mengedukasi, mengingatkan kembali para donatur agar berdonasi lewat QRIS,” ujar Nita.

Dia juga mengimbau terkait bahaya adanya penipuan. Sehingga para donatur harus memastikan nama masjid sudah sesuai atau belum sebelum melakukan pembayaran.

“Pastikan nama yang dicapture pada stiker masjid itu sudah benar,” tandas Nita.

Share this Article
Leave a comment