Ad imageAd image

Persatuan Pegawai Indonesia Power Semarang Beri Bantuan bagi Korban Bencana Banjir di Demak

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 812 Views
4 Min Read
Persatuan Pegawai PT PLN Indonesia Power Unit Kerja Semarang memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Demak dengan menyerahkan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya. (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Persatuan Pegawai PT PLN Indonesia Power Unit Kerja Semarang memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Demak dengan menyerahkan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Paket sembako yang disalurkan meliputi beras 375 kilogram, mi instan 1.200 pcs,
mi instan gelas 288 pcs, minyak goreng ukuran 2 kg sebanyak 18 pcs, kornet 72 pcs, sarden 180 pcs, sereal energen 48 renceng, kopi sachet 72 pcs, biskuit 72 kardus, dan 60 galon air mineral.

Kebutuhan pokok lainnya yang juga diberikan antara lain seperti perlengkapan bayi dan perempuan serta obat-obatan terdapat vitacimin 3 boks, minyak kayu putih 36 pcs, tolak angin 18 boks, susu 120 pcs, pembalut 120 pcs, popok bayi 12 kardus, bedak salicyl 29 pcs, bubur bayi promina 21 pcs. Kemudian kasur palembang 51 pcs, pakaian dalam 22 lusin, dan jilbab 50 pcs.

BACA JUGA:   Tujuh Tahun Ditinggal Kabur, Warga Dinar Indah Berharap Pengembang Muncul dan Tanggung Jawab

Penyaluran bantuan tersebut disalurkan di tiga titik terdampak banjir di Demak, di antaranya di Dukuh Blambangan Desa Kendaldoyong RT 4 RW 6, Kecamatan Wonosalam, Dukuh Tembiring RT 7 RW 3 Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, dan Desa Tambirejo RT 03 RW 02 Kecamatan Gajah.

Resi Widi Sabekti Ketua Persatuan Pegawai PT PLN Indonesia Unit Kerja Semarang, mengatakan ini merupakan program sosial pihaknya sebagai bentuk kepedulian untuk bisa berbagi kepada warga terdampak banjir di Demak.

“Dalam hal ini kami berkolaborasi dengan LAZ Annur PT PLN Indonesia Power Unit Kerja Semarang. Mudah-mudahan ini bisa turut meringankan beban warga yang terdampak banjir,” kata dia di lokasi terdampak banjir, Dukuh Blambangan Desa Kendaldoyong RT 4 RW 6, Kecamatan Wonosalam, Jumat (22/3/2024).

Selain itu LAZ Annur PT PLN Indonesia Power Unit Kerja Semarang juga menyalurkan mushaf Al-Quran.

BACA JUGA:   Viral Truk Laju Tanpa Sopir di Tol Kalikangkung Semarang, Ini Penyebabnya

“Ada 50 mushaf Al-Quran mohon dibantu untuk disalurkan ke musala-musala sekitar,” kata Sutarto Ketua LAZ Annur PT PLN Indonesia Power Unit Kerja Semarang.

Sementara itu Muzayin Ketua RT 4 RW 6 Dukuh Blambangan, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Wonosalam, mengucapkan terimakasih atas kepedulian Persatuan Pegawai PT PLN Indonesia Power Unit Kerja Semarang.

“Ini kami terima dan saya mengucapkan terimakasih atas kepeduliannya untuk berbagi,” ucap dia.

Adapun diterimanya paket-paket sandang dan pangan itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir.

Dia mengatakan, banjir yang mulai naik di desa tersebut dan sekitarnya terjadi sejak akhir pekan lalu.

Banjir tersebut menenggelamkan banyak sawah-sawah milik warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Padi yang menunggu tua dan waktu panen kemungkinan sulit dipanen dengan kondisi maksimal karena terendam banjir.

BACA JUGA:   Harga Beras Premium Masih Tinggi, Beras SPHP di Semarang Jadi Langka

Selain petani, banyak warga yang berprofesi sebagai buruh pabrik, buruh kasar, hingga wiraswasta pedagang.

Oleh sebab banjir, warga dalam waktu beberapa hari terakhir tidak bekerja dan berpenghasilan.

Namun demikian, banjir yang melanda di wilayah Demak kota dan sekitarnya mulai surut. Kondisi tersebut berbeda dengan banjir di wilayah lainnya seperti di Karanganyar dan Sayung yang masih dalam.

Sebagai informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mencatat per Kamis kemarin, banjir melanda 104 desa di 11 kecamatan yang tersebar di seluruh sudut wilayah.

Dilaporkan BPBD Demak, sebanyak 114.801 jiwa terdampak banjir dengan jumlah 24.436 orang mengungsi.

Banjir di Demak merendam 7.235 hektar sawah, 529 hektar tambak ikan, 119 sarana ibadah, 3 pasar tradisional, 15 fasilitas kesehatan, 117 sarana pendidikan, dan 13 kantor.

Share this Article
Leave a comment