Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pengusaha Jateng Berharap Kebijakan Prabowo-Gibran Ramah Investasi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Pengusaha Jateng Berharap Kebijakan Prabowo-Gibran Ramah Investasi

By Athok Mahfud
Senin, 21 Okt 2024
Share
3 Min Read
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi.
SHARE

INDORAYA – Pengusaha di Jawa Tengah (Jateng) berharap agar pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka membuat kebijakan yang ramah investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kita harapkan Pak Prabowo ini akan mengeluarkan peraturan yang ramah investasi untuk mendukung peningkatan investasi,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi, Senin (20/10/2024).

Sebagai pengusaha dan warga negara yang baik, Apindo Jateng menyambut baik presiden dan wakil presiden periode 2024-2029 yang baru saja dilantik kemarin. Terlebih, Prabowo memiliki target pertumbuhan ekonomi delapan persen setiap tahunnya.

Jumlah ini merupakan dua kali lipat dari pertumbuhan saat ini yang hanya mencapai empat sampai lima persen. Dengan demikian, ketika target itu terwujud maka akan berdampak positif ke pengusaha juga.

“Kita optimis Pak Prabowo akan meneruskan Pembangunan yang sudah ada sekarang ini. Kita lihat juga Pak Prabowo target pertumbuhan ekonomi setiap tahun delapan persen,” kata Frans.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi hingga lima persen saat ini didukung oleh sektor konsumsi barang. Sebab itu ketika Prabowo mencanangkan target delapan persen, harus didukung dengan pertumbuhan investasi yang signifikan.

Frans bilang, kebijakan yang ramah investasi itu bisa berupa insentif untuk investor. Sehingga ke depan investor dari dalam negeri terus bisa mengembangkan usahanya dengan baik. Sedangkan investor dari luar negeri semakin banyak yang mau berinvestasi.

“Saya optimis (kepemimpinan Prabowo-Gibran) karena apa? Keliatan Pak Prabwo banyak dikenal orang luar negeri. Figur Pak Prabowo ini memberi sinyal positif pada investor luar negeri untuk amsuk ke Jawa Tengah khususnya, ini harapan kita,” bebernya.

Pihaknya juga berharap era kepimpinan Prabowo-Gibran ini lebih memperhatikan para pengusaha. Salah satunya dengan tidak menaikkan pajak dan bahkan bisa diturunkan. Sebab kata dia, tekanan pajak saat ini bagi para pengusaha sangat berat.

“Jadi harapan kita bahwa Pak Prabowo jangan naikkan pajak lagi. Karena sekarang pajak sudah berat. Pajak penghasilan (PPH), PPN (pajak pertambahan nilai) dan lain sebagainya itu kalau bisa diturunkan, terutama PPN 12 persen itu bisa diturunkan,” katanya.

Selain itu pihaknya juga menginginkan pemerintah yang baru bisa memberantas korupsi. Dengan demikian bidang pertambangan yang kerap jadi sasaran korupsi ini oleh pejabat ini, hasilnya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kemudian kita juga harapkan pemerintah yang baru ini bisa menurunkan bunga bank. Karena pengusaha ini harus ada uang untuk perputaran. Bunga bank yang mencapai 12 persen ini sangat tinggi, harusnya enam persen,” tandas Frans.

TAGGED:Asosiasi Pengusaha IndonesiaPengusaha Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Peringati HUT ke-18, Gerindra Jateng Minta Kader Rawat dan Tertibkan Atribut Partai

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Peringatan HUT ke-18 Gerindra Jateng Tak Ada Pesta Pora, Fokus Baksos dan Penanganan Bencana

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?