Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Penggunaan Air Tanah di Pesisir Tak Terkendali, Pemkot Semarang Siapkan Tim Gabungan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Penggunaan Air Tanah di Pesisir Tak Terkendali, Pemkot Semarang Siapkan Tim Gabungan

By Athok Mahfud
Jumat, 03 Jun 2022
Share
2 Min Read
Wali Kota Semarang saat menghadiri acara Halal Bihalal bersama DP2K di Gedung Suara Merdeka, Kamis (02/06/22) (dok. istimewa)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Kota Semarang menyoroti penggunaan air tanah di wilayah pesisir yang dinilai tidak terkendali. Rencananya tim gabungan akan dibentuk untuk mengatasi masalah tersebut.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut akan menugaskan Satpol PP dan melibatkan kepolisian dalam tim gabungan untuk mengendalikan pengambilan air tanah oleh masyarakat di wilayah pesisir.

Tidak hanya itu, di depan para anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K), Hendi menegaskan bahwa pihak-pihak yang masih memakai air tanah akan didorong untuk beralih menggunakan suplai air dari PDAM Tirta Moedal.

“Dalam waktu dekat akan membentuk tim gabungan suplai air bersih dari PDAM, serta provinsi sebagai penegak aturan pemakaian air tanah yang tidak berizin,” katanya dalam acara Halal Bihalal dengan DP2K di Gedung Menara Suara Merdeka, Kamis, (02/06/22).

Hal itu ditegaskannya sebagai respon terhadap berbagai masukan pemerhati lingkungan yang menyebut pemakaian air tanah sebagai salah satu faktor yang mempercepat penurunan muka tanah.

“Kami ingin suplai air bersih tercukupi dengan baik secara legal. Karena selama ini perusahaan di daerah pesisir tidak memakai PDAM tapi mengambil air tanah secara langsung,” tegasnya.

Di sisi lain, Hendi juga menerangkan langkah strategis penanganan rob di pesisir Kota Semarang lainnya melalui pembangunan jalan tol yang akan berfungsi sebagai tanggul laut.

“Tol ini diharapkan bisa berfungsi sebagai tanggul laut, sebenarnya sudah 2 tahun lalu namun terkendala dengan undang-undang agraria, tanahnya juga terendam air maka hak atas tanah tersebut hilang,” urai Hendi.

Namun sekarang sudah ada solusi, sehingga pembangunannya bisa segera dikerjakan. Ditargetkan pembangunan jalan tol tersebut akan selesai dalam waktu dua tahun.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut Hendi bersikap terbuka dengan masukan lain dari DP2K terkait upaya penanggulangan persoalan banjir dan rob di pesisir Semarang.

Ia optimis bahwa bersama DP2K, masukan seluruh para ahli dapat digabungkan untuk menghadapi tantangan perubahan alam melalui cara yang paling efektif dan efisien. Sehingga masukan yang didapatkan ini dapat menangani banjir dan rob di Semarang.

TAGGED:air tanahIndorayapemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga Minggu, 18 Jan 2026
  • Di Tengah Banjir Pekalongan, Petugas KAI Berpacu Pulihkan Jalur Rel Minggu, 18 Jan 2026
  • Ribuan Santri Sunan Giri Ikuti Karnaval Budaya, Rawat Keberagaman di Kota Salatiga Minggu, 18 Jan 2026
  • Gerak Cepat Pemprov Jateng Kirim Bantuan Ratusan Juta Rupiah Logistik ke 4 Daerah Banjir Minggu, 18 Jan 2026
  • Maerakaca Dolan Fest Kenalkan Beragam Permainan Tradisional ke Generasi Muda Minggu, 18 Jan 2026
  • Perluas Wawasan Global, International Lecture Series Unwahas Semarang Hadirkan Konsulat Kehormatan India Minggu, 18 Jan 2026
  • Dua Hari Banjir di Pekalongan, 4.915 Tiket KA Dibatalkan Minggu, 18 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga

Minggu, 18 Jan 2026
Jateng

Pemkot Semarang Intensif Tangani TPS Muktiharjo Kidul, Ratusan Ritasi Sampah Dikirim ke TPA Jatibarang

Minggu, 18 Jan 2026
Semarang

Kafe Bale Muktis, Tempat Nongkrong Berbasis Budaya Kopi dan Tembakau di Semarang

Jumat, 16 Jan 2026
Semarang

Tak Sekadar Angkut Sampah, Pemkot Semarang Tata Ulang Sistem TPS Muktiharjo Kidul

Kamis, 15 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?