Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pendapatan Tembus Rp1,3 Miliar, Wisata Waterboom di Kaliwedi Sragen Penggerak Ekonomi Desa
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
DaerahJateng

Pendapatan Tembus Rp1,3 Miliar, Wisata Waterboom di Kaliwedi Sragen Penggerak Ekonomi Desa

By Athok Mahfud
Senin, 26 Jan 2026
Share
4 Min Read
Wisata Waterboom Jambangan Permai di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen yang mencatat pendapatan hingga Rp1,3 miliar pada 2025. (Foto: Pemprov)
SHARE

INDORAYA – Wisata Waterboom Jambangan Permai di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), destinasi wisata tersebut mencatat pendapatan hingga Rp1,3 miliar pada 2025, seiring melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan.

Capaian ekonomi dari sektor pariwisata itu turut mengantarkan Desa Kaliwedi naik kelas menjadi desa mandiri. Berdasarkan Indeks Desa (ID), Kaliwedi pada 2024 masih berstatus desa maju, sebelum akhirnya berhasil mencapai predikat tertinggi sebagai desa mandiri pada 2025.

Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, mengatakan lonjakan pendapatan wisata tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya melalui bantuan keuangan (Bankeu) provinsi yang difokuskan pada perbaikan infrastruktur desa.

“Pada 2025 kami menerima Bankeu Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 100 juta yang digunakan untuk pengaspalan jalan desa,” ujar Daryono, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, infrastruktur jalan yang lebih baik menjadi faktor kunci meningkatnya kunjungan wisata ke Waterboom Jambangan Permai. Akses yang semakin mudah mendorong jumlah pengunjung naik signifikan, dari sekitar 39 ribu orang menjadi lebih dari 80 ribu orang per tahun.

Dampaknya, pendapatan wisata melonjak dari sekitar Rp800 juta per tahun menjadi Rp1,3 miliar pada 2025.

“Jalan yang sudah mulus membuat akses jauh lebih mudah,” kata Daryono.

Selain sektor pariwisata, perbaikan akses jalan juga memperlancar distribusi berbagai potensi ekonomi desa lainnya, mulai dari pertanian sayur-mayur, peternakan, perkebunan kelengkeng dan melon, hingga pengembangan padi organik.

Kemajuan ekonomi desa turut mendorong pembenahan tata kelola pemerintahan. Pemerintah Desa Kaliwedi menerapkan sistem berbasis tiga pilar.

Di antaranya pemerintahan, kewilayahan, dan pemberdayaan. Administrasi desa telah berbasis sistem informasi, layanan kesehatan dan posyandu memenuhi enam standar pelayanan minimal, serta kesiapsiagaan bencana terus diperkuat.

Di bidang sosial dan budaya, desa juga mengembangkan sanggar tari yang berdiri sejak 2025 dengan melibatkan sekitar 50 anak desa. Seluruh kebijakan pembangunan desa diputuskan melalui musyawarah desa dengan prinsip transparansi anggaran.

“Anggaran harus terbuka. Warga harus tahu,” tegas Daryono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, menyampaikan bahwa kemajuan Desa Kaliwedi sejalan dengan tren positif pembangunan desa di Jawa Tengah secara keseluruhan.

Berdasarkan data Indeks Desa 2025, Jawa Tengah kini memiliki 2.208 desa mandiri, 3.921 desa maju, 1.666 desa berkembang, dan hanya menyisakan 15 desa tertinggal. Desa dengan status sangat tertinggal sudah tidak ada lagi.

Menurut Nadi, lonjakan status desa tersebut merupakan hasil pendekatan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang terus didorong Gubernur Ahmad Luthfi.

“Membangun desa tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Kolaborasi menjadi kunci,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan bantuan keuangan desa menjadi faktor penting dalam mendorong kemandirian desa. Pada 2024, Bankeu desa dari Pemprov Jawa Tengah mencapai Rp1,6 triliun dan meningkat menjadi Rp1,7 triliun pada 2025.

“Nilainya hampir setara dengan dana desa dari pemerintah pusat. Saat dana desa menurun, bantuan provinsi menjadi angin segar bagi desa,” kata Nadi.

Menurutnya, peningkatan status desa akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Membangun Jawa Tengah itu dimulai dari desa. Ketika desa mandiri dan maju, ekonomi daerah juga ikut tumbuh,” ungkapnya.

TAGGED:Desa KaliwediDesa Mandiri di JatengWisata Waterboom Jambangan Permai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Revitalisasi Museum, dari Gudang Artefak Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Senin, 09 Feb 2026
Jateng

Februari Puncak Musim Hujan, Warga Jateng Diminta Waspada Bencana Hidrometereologi

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?