Ad imageAd image

Pendaftaran Denok Kenang Kota Semarang Masih Dibuka, Ini Syaratnya

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 836 Views
2 Min Read
Foto Grand Finl Denok Kenang Kota Semarang tahun 2022. (Dok. Pemkot Semarang)

INDORAYA – Pendaftaran Denok Kenang Kota Semarang masih dibuka hingga 8 Mei 2024. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang mengajak para muda-mudi untuk mendaftarkan diri.

Saat ini Disbudpar Kota Semarang tengah menjalankan penjaringan, baik online dan offline. Penjaringannya melalui roadshow ke berbagai sekolah dan perguruan tinggi.

“Ini sudah mulai pendaftaran karena sudah mendekati waktu pelaksanaan. Kita mau mempercepat proses pendaftarannya,” kata Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Kota Semarang, Monie Adityorini, Kamis (25/4/2024).

“Tapi kalau offline kan kita bisa jemput bola (roadshow), artinya siapa pada saat roadshow siapa yang mau daftar kita daftarin baru nanti kita yang menginput ke sistem online,” ungkap dia.

Pendaftaran Denok Kenang bakal ditutup pada 8 Mei 2024. Peserta yang telah mendaftar diwajibkan daftar ulang ke kantor Disbudpar Kota Semarang dengan membawa bukti pendaftaran dan fotokopi identitas masing-masing.

Monie mengatakan, dalam proses daftar ulang ini, para peserta akan diukur tinggi badannya. Bagi perempuan minimal 160 semtimeter, laki-laku 165 sentimeter.

Kemudian untuk tes pengetahuan seputar wisata Kota Semarang serta penguasaan bahasa Inggris juga akan dilakukan.

“Nanti tes onlinenya tanggal 11 Mei dan ujian kalau nggak online ya offline. Itu (proses) untuk mendapatkan 30 finalis terdiri dari 15 Denok dan 15 Kenang itu nanti di Mal Queen City, terdiri dari tes tertulis, cat walk, dan wawancara,” imbuh dia.

Lebih lanjut, pada 18 Mei akan digelar grand final di Taman Indonesia Kaya. Sebelum itu, para peserta akan mengikuti pembekalan di Kandri untuk menambah pengatahuan tentang pariwisata, budaya dan sejarah Kota Semarang.

“Artinya kita tidak ingin Denok Kenang hanya menjadi pajangan saja, kita ingin ke depan nanti bisa bantu wisata kota, terutama untuk publikasi baik itu nasional maupun internasional,” harap Monie.

Share this Article
Leave a comment