Ad imageAd image

Pencuri Sepeda Motor di Parkiran Hotel Kota Semarang Ditangkap, Modusnya Kenakan Daster

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 787 Views
3 Min Read
Pelaku memperagakan kembali saat mengenakan daster untuk beraksi mengambil motor, di Mapolrestabes Semarang, Senin(13/5/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil menangkap pencuri sepeda motor di parkiran salah satu hotel di Ibu Kota Jawa Tengah dengan modus unik.

Pasalnya, sang pencuri mengenakan daster saat beraksi. Hal itu dilakukan untuk menutupi identitasnya agar tidak dikenali.

Pencuri itu bernama Dio Rizky Arviantara (28) warga Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Dio kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Semarang.

Pelaku pun dihadiri dalam konferensi pers gelar perkara pada Senin (13/5/2024). Dio mengaku telah mengambil sepeda motor di parkiran salah satu hotel di Jalan Wr Supratman, Kalibanteng Kidul, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA:   10 KPPS di Semarang Masuk Rumah Sakit, Kelelahan Akibat Bekerja Lebih 15 Jam

Dia juga mengaku mengenakan daster saat beraksi yakni tujuannya agar menutupi tatonya di tubuhnya tidak teridentifikasi melalui CCTV saat mengambil motor yang diincarnya.

Uniknya lagi, lanjutnya, daster yang dikenakan saat mencuri itu merupakan daster milik neneknya yang sedang dijemur.

“Dapat daster dari milik nenek lagi dijemur di rumahnya. Ya supaya pas nyuri, buat nutupin tato saya,” ucap dia saat ditanya wartawan.

Dio melanjutkan bahwa awalnya tidak ada niatan untuk mencuri, saat itu tujuannya hanya untuk kencan dengan perempuan yang hendak dipesannya.

BACA JUGA:   Jalan Kokrosono Tidak Terakses Feeder Trans Semarang, Padahal Ada 4 Sekolah Membutuhkan

Namun sesampainya di parkiran, dia melihat sepeda motor di sebelahnya tidak terkunci stang, dan kuncinya tertinggal di dashboard motor.

“Mau check in, pas masuk, motor saya tak parkir disebelah ada motor Vario, saya pegang, tidak dikunci setang. Saya lihat kuncinya di dashboard motor,” jelasnya.

Kesempatan itu, membuat pelaku timbul pikiran untuk mencuri motor tersebut. Sehingga, dia langsung keluar dari parkiran dan muncul ide agar mengambil daster milik neneknya di Jalan Sri Rejeki Semarang Barat.

“Kemudian saya kembali lagi hotel, motor tak parkir di warung, terus memakai daster dekat PDAM, samping hotel, lalu jalan kaki masuk ke hotel, ngambil motor,” ujarnya.

BACA JUGA:   Kronologi Anggota DPRD Jateng Tabrak Pedagang Cilok di Ngaliyan Semarang

Usai menggondol motor tersebut, dirinya menambahkan membawa motor tersebut ke rumahnya ke Ngalian. Lalu, esok harinya dirinya membawa motor curian tersebut ke Jawa Barat.

“Motor dipakai sendiri, tidak dijual. Saya buat untuk Kerja disana Jabar jadi kernet,” imbuh pelaku yang juga mengaku pernah terlibat kasus curas.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 terkait pencurian dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Share this Article
Leave a comment