Ad imageAd image

Penculik 12 Anak di Bogor Mengaku Pernah Terlibat Dalam Pengeboman Sarinah 2016

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 122 Views
2 Min Read
Abi Rizal Afif (28), pelaku penculikan anak di Bogor dan Jaksel ditangkap polisi (dok. Istimewa)
INDORAYA – Pelaku penculikan 12 anak di Bogor dan Jakarta membuat pengakuan yang cukup mengagetkan pihak kepolisian. Pasalnya, Rizal Afif (28), mengaku sebagai mantan narapidana teroris dalam kasus pengeboman Sarinah 2016. Serta kerusuhan di Bawaslu pada 21-22 Mei 2019.
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan pelaku juga mengaku sebagai perekrut pengeboman Sarinah dan sudah menjalani pidana terorisme selama dua kali di Lapas Gunung Sindur.
“Masih akan kami dalami dan berkoordinasi dengan Densus 88 Polri,” jelasnya, Jumat (13/5/2022)
Polisi juga akan memeriksa kondisi kejiwaan Rizal. Termasuk juga memberikan trauma healing kepada korban penculikan.

BACA JUGA:   Pasar Semawis Kembali Dibuka, Antusias Masyarakat Melebihi Harapan

Diberitakan sebelumnya, Polisi mengungkap jejak hitam Abi Rizal Afif (28), tersangka penculik 12 anak di Bogor hingga Jakarta. Tersangka mengaku seorang mantan narapidana kasus terorisme yang baru keluar dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

“Terhadap yang bersangkutan kami masih lakukan pendalaman. Karena berdasarkan pengakuan tersangka, tersangka sudah 3 kali menjalani hukuman pidana. Dua kali (di antaranya) menjalani pidana kasus terorisme,” kata Kapolres Bogor AKBP Imam Imanuddin, Kamis (12/5/2022).

Selain 2 kasus pidana terorisme, tersangka Abi Rizal Afif pernah terlibat kasus pidana penipuan di Depok, Jawa Barat. Imam menyebutkan tersangka Abi Rizal Afif juga mengaku pernah mengikuti pelatihan perang di Poso.

BACA JUGA:   Kunjungi Sekolah di Semarang, Polwan Jateng Edukasi Siswa Bijak Gunakan Media Sosial

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan mengatakan tersangka Rizal Afif mengaku sudah menculik 12 anak di wilayah Bogor, Jakarta, dan Tangerang Selatan.

“Jadi pengakuan tersangka itu dia beroperasi mulai dari kurun waktu mulai awal bulan Ramadan. Itu dia berhasil menculik 12 orang anak dengan menggunakan modus razia masker,” kata Siswo, Jumat (13/5).

Siswo mengatakan dugaan sementara tersangka menculik bocah-bocah untuk merampas ponsel korban.

“Sasarannya itu untuk mengambil HP-nya,” imbuh Siswo.

Akan tetapi, hasil penyelidikan mengungkap adanya dugaan motif lain di balik aksi penculikan Rizal Afif. Tersangka Rizal Afif disebut mencabuli 3 korban di antaranya.

BACA JUGA:   Rapat di DPR RI Diskors Gara-gara Guncangan Gempa Bumi

“Dari 12 itu, ada 3 anak yang mengalami pencabulan,” ujar Siswo.(FZ)

Share this Article