Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemprov Jateng dan Tanoto Foundation Lanjutkan Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Uncategorized

Pemprov Jateng dan Tanoto Foundation Lanjutkan Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan

By Athok Mahfud
Senin, 14 Apr 2025
Share
3 Min Read
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat bertemu dengan perwakilan Tanoto Foundation di kantornya, Senin (14/4/2025).
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) dan Tanoto Foundation melanjutkan kerja sama dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang sudah lama terjalin.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menjelaskan, Tanoto Foundation sudah lama bekerja sama denga Pemprov Jateng dan instansi terkait lainnya sejak tahun 2018.

Sejak saat ini, Tanoto Foundation telah membantu mengintervensi peningkatan kompetensi pendidikan. Tahun ini akan kembali meningkatkan intervensi dalam penurunan stunting.

“Sejak saya menjadi Kapolda, mereka sudah membangun beberapa fasilitas kesehatan. Beliau akan menegaskan kembali kerja sama mulai kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan,” katanya usai bertemu dengan perwakilan Tanoto Foundation, Senin (14/4/2025).

Kerja sama ini akan memudahkan Pemprov Jateng dalam mengekplorasi program pendidikan dan kesehatan secara bersama-sama. Apalagi, kemiskinan saat ini masih 9,58 persen, sehingga butuh kebersamaan untuk menuntaskannya.

Dalam bidang pendidikan, Luthfi ingin menciptakan pendidikan yang berorientasi pada kesiapan kerja. Oleh karena itu pendidikan vokasi dan peningkatan program Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi fokus utama.

Dia berharap dari hal ini dapat tercetak sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja sesuai dengan kebutuhan investasi.

Senior Advisor Tanoto Foundation, Ari Gudadi mengatakan, sudah mengerjakan program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (Pintar) di lima kabupaten/kota di Jateng selama 2018-2022. Meliputi Kota Semarang, Kendal, Kabupaten Tegal, Banyumas, dan Cilacap.

Cakupan intervensinya meliputi 174 sekolah mitra, 209 fasilitator daerah, 1.778 kepala sekolah dan guru penerima manfaat, 57.149 siswa terdampak, dan 27.059 kepala sekolah dan guru terdampak.

“Kegiatannya tentang pengembangan kompetensi usia dini. Juga bagaimana peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah untuk peningkatan kompetensi anak didik kita,” katanya.

Sementara itu, sejak tahun 2022 Tanoto Foundation juga ikut mengintervensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Berdasarkan data Tanoto Foundation, prevalensi stunting di Jateng masih cukup tinggi yaitu sekitar 20,7 persen. Bahkan masih ada sekitar 14 daerah yang prevalensinya di atas rata-rata provinsi.

Selama 2022-2025, intervensi terkait pencegahan dan penurunan stunting dilakukan di 4 kabupaten/kota, yaitu Brebes, Kabupaten Tegal, Banyumas, dan Kota Semarang. Terdiri atas 8 kecamatan dan 16 desa/kelurahan.

“Mudah-mudahan praktik baik yang kita lakukan dapat didiseminasi oleh pemerintah daerah setempat,” ungkap Ari Gudadi.

Menurutnya, penurunan stunting di Jateng secara umum sudah bagus, tetapi daerah-daerah tertentu masih perlu digenjot agar lebih signifikan. Maka dari itu, dibutuhkan regulasi dan kolaborasi dengan Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota.

TAGGED:Gubernur Jateng Ahmad Luthfipemprov jatengTanoto Foundation
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Eks Kepala BMKG Ingatkan Banjir di Sumatra Bisa Terjadi di Jawa hingga Papua Jumat, 05 Des 2025
  • Polisi Dalami Dugaan WNA China Mabuk Tewaskan Pengendara Motor di Semarang Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Rancang Kompleks Olahraga Raksasa Seluas 500 Hektar Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Siapkan 200 Helikopter Baru untuk Perkuat Respons Bencana Jumat, 05 Des 2025
  • Alumnus Unnes Tewas Ditabrak WNA China, Kelurga Sedih Kenang Memori Wisuda Sang Anak Jumat, 05 Des 2025
  • Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta Jumat, 05 Des 2025
  • Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis Jumat, 05 Des 2025

Berita Lainnya

SemarangUncategorized

BPOM Kerahkan Mobil Lab Keliling Usai Maraknya Keracunan MBG

Kamis, 04 Des 2025
JatengUncategorized

Sidang Etik AKBP Basuki Memanas, Polri Putuskan Pemecatan

Kamis, 04 Des 2025
Jateng

Investasi Jateng Kian Menggeliat, Investor Dubai Bakal Bangun Pabrik Urea

Kamis, 04 Des 2025
Jateng

Lebih dari 70 Persen Badan Publik di Jawa Tengah Sudah Informatif

Kamis, 04 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?