INDORAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menghadirkan program andalannya, Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar di halaman Balai Desa Temuroso, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak pada Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pelaksanaan GPM di Temuroso melibatkan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) selaku BUMD Pemprov Jateng yang bergerak di bidang pangan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, serta CV Demak Futago Farm sebagai penyedia aneka komoditas pangan.
Kegiatan ini digelar sebagai respons aktif pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan akses bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. GPM merupakan salah satu program prioritas Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang dirancang khusus untuk menstabilkan harga dan pasokan pangan.
Berbagai bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga murah. Antara lain beras SPHP seharga Rp57.500 per 5 kg, telur ayam Rp26.000 per kg, minyak goreng Rp14.000 per liter, gula pasir kemasan Rp17.000 per kg, beras medium Rp67.500 per 5 kg, serta gula pasir curah Rp15.500 per kg.
Kehadiran GPM ini mendapat sambutan hangat dari warga. Antusiasme masyarakat Desa Temuroso terlihat dari ramainya kunjungan sejak pagi hari. Warga berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan komoditas yang tersedia dapat semakin beragam, terutama minyak goreng yang selalu menjadi kebutuhan utama.
Melalui pelaksanaan GPM, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen.
Program ini juga menjadi salah satu langkah nyata Pemprov Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dalam memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terjangkau bagi semua kalangan. [Adv]


