Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemprov Jateng Belum Terapkan Sekolah 6 Hari untuk SMA/SMK, Kajian Masih Berlangsung
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Pemprov Jateng Belum Terapkan Sekolah 6 Hari untuk SMA/SMK, Kajian Masih Berlangsung

By Lu'luil Maknun
Selasa, 30 Des 2025
Share
2 Min Read
Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Jateng, Selasa (30/12/2025). (Foto: Lu'luil Maknun/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan wacana penerapan enam hari sekolah untuk SMA dan SMK belum akan diterapkan dalam waktu dekat. Kebijakan ini masih dalam tahap kajian menyeluruh dan pengumpulan masukan dari berbagai pihak sebelum diputuskan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa pemerintah ingin keputusan yang diambil benar-benar komprehensif dan mewakili seluruh aspirasi masyarakat.

“Ini masih proses kajian karena kami dengan berbagai masukan dari masyarakat tentu saja kami pengin lebih komprehensif ya masukan dari semua masyarakat dan ini lagi dihimpun. Jadi nanti supaya kesimpulannya itu bisa menggambarkan secara keseluruhan dari semua unsur untuk nanti diputuskan apakah tetap lima atau nanti enam hari sekolah,” ujar dia saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian Semarang. Selasa (30/12/2025).

Menurut Sumarno, hasil kajian yang masuk saat ini belum cukup mewakili seluruh pihak terkait. Karena itu, ia meminta agar kajian diperluas dengan melibatkan stakeholder lain yang belum diakomodasi, agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Ini masih (proses kajian) tadi sudah ada ajuan ke kami, tapi bagi saya masih kurang, makanya saya minta tambahan kajian lagi, masukan-masukan dari beberapa stakeholder yang belum masuk di kajian ini,” jelasnya.

Sumarno menekankan bahwa ajuan yang diterima bukanlah hasil kajian final, melainkan bahan untuk diperiksa lebih lanjut sebelum disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

“Hasil kajian untuk disampaikan ke Pak Gubernur. Jadi bagi saya itu belum bisa untuk menjadi kesimpulan,” tegas Sekda Jateng.

Hingga saat ini Pemprov Jateng belum mengumumkan mekanisme apakah kebijakan enam hari sekolah akan diterapkan melalui uji coba atau langsung diberlakukan. Semua keputusan akan bergantung pada hasil kajian agar kebijakan yang diambil seimbang antara kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa serta guru.

TAGGED:Enam Hari Sekolah Jatengpemprov jatengSekda Jateng SumarnoWacana Enam Hari Sekolah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026
  • Berdiri di Atas Saluran Air, Lapak PKL Pasar Kobong Semarang Dirobohkan Satpol PP Senin, 12 Jan 2026
  • PSI Semarang Panaskan Mesin Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?