Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemkot Semarang Terus Lakukan Upaya Pengentasan Banjir, Ini yang dilakukan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Pemkot Semarang Terus Lakukan Upaya Pengentasan Banjir, Ini yang dilakukan

By Dickri Tifani
Senin, 21 Okt 2024
Share
3 Min Read
Pemkot Semarang akan lakukan pembebasan lahan untuk upaya pengentasan banjir di wilayah Kecamatan Tugu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus melakukan upaya pengentasan banjir di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Upaya itu difokuskan di wilayah Kecamatan Tugu.

Jika Sungai Beringin sudah dilakukan normalisasi, Sungai Plumbon dipastikan akan mulai dilakukan pembebasan lahan.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan untuk anggaran normalisasi Sungai Plumbon sebenarnya sudah disediakan Kementerian PUPR. Diperkirakan anggaran yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 170 miliar.

“Anggarannya sudah ada, tapi menunggu adanya pembebasan lahan,” terang Mbak Ita, sapaan akrab wali kota belum lama ini.

Lebih lanjut, Mbak Ita, mengungkapkan pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Plumbon, Pemkot Semarang juga akan dibantu oleh kementerian agar proyek pengentasan banjir ini bisa cepat diselesaikan.

Pihaknya memastikan jika Desember tahun ini, pembebasan lahan bisa selesai sehingga awal tahun 2025, bisa dilakukan proses lelang untuk normalisasi.

“Desember kita pastikan bisa rampung, karena sudah dibantu oleh BBWS dan Kementrian untuk anggaran pembebasan lahan agar bisa cepat selesai,” jelasnya.

Sambil menunggu pembebasan lahan, Mbak Ita meminta pemangku wilayah agar bisa melakukan antisipasi dengan melakukan pembersihan gulma dan pengangkatan sedimentasi. Cara serupa, lanjut Mbak Ita sudah dilakukan di Kecamatan Genuk, yakni di Sungai Sringin dan Tenggang.

“Saya minta Pak Camat agar melakukan pembersihan gulma dan sedeimentasi, kemarin Genuk kan sudah. Alhamdulillah hujan deras sampai tiga jam nggak ada genangan di sana,” bebernya,

Di samping itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Semarang dan BBWS juga telah melakukan penguatan beberapa titik tanggul yang rawan jebol di Sungai Plumbon yang membelah dua Kelurahan yakni Mangunharjo dan Mangkang Kulon.

“BBWS dan DPU juga telah melakukan penguatan tanggul yang rawan jebol, harapannya tentu bisa mengantisipasi banjir,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Tugu, Abdul Haris menyebut jika normalisasi perlu dilakukan secepat mungkin. Apalagi beberapa kali masyarakat sudah menanyakan langsung kepada pihak kecamatan terkait kepastian normalisasi.

“Memang sangat mendesak, warga sudah jenuh dan was-was dihantui banjir,” tambahnya. Haris pun menjelaskan ada 40 bidang tanah di Mangkang Kulon, 270 bidang tanah di Kelurahan Mangunharjo yang sudah didata dan dipastikan mendapatkan ganti untung dari pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Plumbon.

“Kemungkinan ada penambahan ukuran, tapi dipastikan Desember selesai proses ganti untungnya. Sehingga tahun depan harapan kami bisa mulai dikerjakan,” katanya.

TAGGED:banjir Semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Bupati Pati Ditangkap KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan Selasa, 20 Jan 2026
  • Jelang Ramadan, Pemprov Jateng Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Meski Cuaca Ekstrem Selasa, 20 Jan 2026
  • Tanggapi OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Dukung KPK Tegakkan Hukum Selasa, 20 Jan 2026
  • Tembus Rp5,81 Triliun, Realisasi Pendapatan Kota Semarang 2025 Tak Mencapai Target Selasa, 20 Jan 2026
  • Minimalisir Kecelakaan Warga, 528 Lampu Jalan Umum Dipasang di Rembang Selasa, 20 Jan 2026
  • Bajaj Hadirkan Senyum Anak Difabel Lewat Transportasi Inklusif di Semarang Selasa, 20 Jan 2026
  • Dua Mahasiswa Magister Teknik Lingkungan Undip Raih Beasiswa Riset Mikroplastik di Jepang Selasa, 20 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Tembus Rp5,81 Triliun, Realisasi Pendapatan Kota Semarang 2025 Tak Mencapai Target

Selasa, 20 Jan 2026
Semarang

Bajaj Hadirkan Senyum Anak Difabel Lewat Transportasi Inklusif di Semarang

Selasa, 20 Jan 2026
Semarang

Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga

Minggu, 18 Jan 2026
Jateng

Pemkot Semarang Intensif Tangani TPS Muktiharjo Kidul, Ratusan Ritasi Sampah Dikirim ke TPA Jatibarang

Minggu, 18 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?