Ad imageAd image

Pemkot Semarang Kebut Penyediaan Fasilitas Pendidikan di SMP Negeri Baru

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 775 Views
2 Min Read
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Dinas Pendidikan Kota Semarang, Jawa Tengah tengah mengebut untuk melakukan pembangunan dan penyediaan fasilitas pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 45 Semarang, di daerah Wates Ngaliyan, yang merupakan sekolah baru.

Hal itu, diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto. Katanya, Penyediaan itu dilakukan secara bertahap.

“Progres penambahan sarana prasana dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan fisik SMPN 45,” kata dia, di Semarang, Kamis (7/9/23).

Dia menyebut, tahun ini, akan dilakukan pembangunan bangunan dua lantai yang terdiri atas tiga ruang kelas, satu ruang serbaguna, dan satu ruang yang akan difungsikan untuk parkir sepeda motor.

Selain itu, Bambang juga akan mengusulkan pembenahan laboratorium teknologi informasi dan komunikasi (TIK) agar berstandar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan praktik pembelajaran informatika.

“Pada awal tahun pelajaran 2022/2023 karena merupakan sekolah baru maka hanya mampu menampung tiga kelas. Alhamdulillah, saat PPDB tahun 2023/2024 yang merupakan PPDB kedua SMPN 45 sudah mampu menampung tiga rombel (rombongan belajar) lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 45 Semarang Sugeng Budiarto menjelaskan bahwa sekolah tersebut baru berdiri sekitar setahun sehingga fasilitas masih kurang. Dia menyebutkan, seperti UKS, kantin, laboratorium, dan perpustakaan belum ada di sekolah itu.

“Kami sekolah yang baru berdiri, ulang tahun pertama 15 Agustus kemarin. Kami memaklumi sebagai sekolah baru, secara bertahap, tidak menunggu lama akan segera dipenuhi,” katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa sarana prasarana menjadi bagian yang dinilai dalam akreditasi sekolah sehingga hal itu harus terpenuhi.

Di sisi lain, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, yang diwakili oleh Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo, mengaku pihaknya memaklumi masih minimnya fasilitas pembelajaran di SMPN 45 Semarang,

Namun, kata dia, pihaknya secara bertahap berkomitmen untuk membantu pemenuhannya.

“Memang kami masih maklumi, masih ada beberapa kekurangan. Ada aspirasi pertama siswa yakni mushola, kelengkapan lab komputer, mereka juga minta kantin. Bagi kami ini penting. Jangan sampai anak jajan sembarangan. Kalau ada kantin kan terpantau sekolah,” paparnya.

Share this Article
Leave a comment