Ad imageAd image

Pemkab Kudus Minta Tiap Sekolah Buat Kelas Unggulan: Untuk Pacu Daya Saing

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 811 Views
2 Min Read
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meminta setiap sekolah setempat untuk membuat kelas unggulan untuk. Hal itu, dinilai mampu menciptakan siswa yang berkualitas dengan meningkatkan daya siang.

“Adanya kelas unggulan atau kelas favorit, tentunya bisa memacu daya saing para siswanya,” kata Bupati Kudus Hartopo, usai menjadi pembina upacara dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2023 di SMP 3 Kudus di Kudus, Selasa (2/5/23).

Selain meningkatkan daya saing, Hartopo mengatakan kelas favorit memudahkan guru dalam membimbing murid yang dipersiapkan untuk kompetisi. Menurutnya, hal itu membuat iswa unggulan lebih fokus belajar dan meraih prestasi.

BACA JUGA:   Pemkab Kudus Bagikan Cairan Disinfektan dan Vitamin untuk Cegah Antraks

Dia juga mengimbau para guru untuk memaksimalkan program itu sehingga mampu mencetak prestasi di ajang nasional maupun internasional.

“Kalau ada kelas favorit, guru bisa membimbing murid jagoannya untuk meraih prestasi setinggi-tingginya,” ujarnya.

Hartopo juga menilai kelas unggulan ini akan meningkatkan daya saing sehingga bisa menarik minat calon peserta didik. Misalnya, kata dia, dengan adanya kelas unggulan di bidang olahraga bisa menjadi daya tarik calon peserta didik.

“Selain itu, bisa juga untuk membangun citra sekolah yang memiliki program unggulan,” ujarnya.

BACA JUGA:   Pemkab Kudus Anggarkan Rp32,47 Miliar untuk Sarpras Keagamaan dan Pendidikan, Total 207 Penerima Bantuan

Terakhir, ia juga berpesan kepada guru untuk terus berinovasi dan disiplin sesuai aturan yang berlaku sehingga bisa contoh bagi siswa. Dalam mendorong pengembangan sekolah, dia mengatakan Pemkab Kudus akan memunuhi kebutuhan anggaran setiap tahunnya.

“Tahun ini jatah dana alokasi khusus (DAK) fisik pendidikan untuk Kabupaten Kudus sekitar Rp23 miliar. Kami menargetkan anggaran sebesar itu bisa turut meningkatkan kualitas pendidikan,” jelas dia.

Share this Article