Ad imageAd image

Pemkab Kudus Dukung Transaksi Digital di Kawasan Wisata Religi Sunan Muria

Kartika Ayu
By Kartika Ayu 2 Views
3 Min Read
Acara digitalisasi kawasan wisata religi Sunan Muria Kudus. (Foto : Rilis Pemkab Kudus)

INDORAYA – Di era digitalisasi, masyarakat dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam bertransaksi. Lambat laun transaksi konvensional akan bergeset digantikan dengan transaksi nontunai menggunakan teknologi digital.

Menurut Bupati Kudus, Hartopo, diperlukan adanya sosialisasi kepada masyarakat, agar mulai terbiasa melakukan transaksi digital. Hal itu karena meskipun mayoritas masyarakat telah memiliki telepon pintar, namun tak semua dari mereka memahami cara bertransaksi non tunai.

“Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi harus gencar dilakukan. Berikan mereka pengajaran tentang sistem penggunaan transaksi digital agar mereka tak asing,” kata dia, dalam keterangan tertulis, seperti disampaikan laman resmi Pemkab Kudus.

Teknologi digital untuk transaksi, juga mulai digunakan masyarakat di Kawasan Wisata Religi Sunan Muria. Mereka mendapat pelayanan dari Bank BNI, melalui kerja sama dengan Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria (YM2SM).

Menurut  Bupati Hartopo, kerja sama tersebut merupakan kontribusi nyata Bank BNI, dalam memberikan pelayanan jasa keuangan bagi masyarakat, terutama yang menggantungkan hidup di Kawasan Wisata Lereng Muria.

“Terima kasih atas kontribusi dari BNI yang telah memberikan fasilitas jasa keuangan secara digital bagi masyarakat kami di Kawasan Wisata Religi Sunan Muria. Saya yakin upaya ini dapat mempermudah transaksi tanpa harus menggunakan uang tunai,” ucapnya.

Dia berharap kerja sama Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria dengan BNI, dapat memberikan layanan dan sistem jasa keuangan yang lengkap, serta solusi digital yang terintegrasi, baik berupa CashManagement System, Layanan Produk Konsumer, dan juga solusi IT lainnya, untuk pengelolaan Kawasan Wisata Religi Sunan Muria Kudus.

Sementara itu, General ManagerDevisi Bisnis Usaha Kecil, Bambang Setyoatmojo, menjelaskan kerja sama digitalisasi dengan pihak yayasan telah terjalin dalam pemanfaatan jasa dan layanan keuangan yang tidak hanya terbatas pada penempatan dana, tetapi juga pemanfaatan layanan perbankan secara menyeluruh.

“Ada tiga jenis kerja sama yang terjalin, yakni BNI Agen46 untuk memudahkan pengunjung untuk memanfaatkan layanan perbankan kami seperti penarikan, setoran, transfer, dan pembayaran. Fasilitas kredit, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk pengurus maupun pedagang binaan yayasan untuk tambahan modal pengembangan usaha, serta simpanan dan sistem penerimaan transaksi pembayaran melalui QuickResponse Indonesia Standard (QRIS),” kata dia.

Ketua Pengurus Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria, KH. Abdul Manaf mengucapkan terima kasih sebagai rasa syukurnya atas jalinan kerja sama dan dukungan yang diberikan terhadap kepengurusan YM2SM.

“Kami merasa bersyukur dan berbangga hati atas perhatian dari para pemimpin kita yang datang untuk bersilaturahim dan mendukung kerja sama ini. Kami sebagai pengurus yayasan berharap dengan kerja sama yang terjalin akan mempermudah kami dalam memberikan pelayanan pada tamu yang datang untuk berwisata religi,” kata dia. (IR)

Share this Article