Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemerintah Kucurkan Rp900 Miliar untuk Perbaikan Fasum Rusak Akibat Demo
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Ekonomi

Pemerintah Kucurkan Rp900 Miliar untuk Perbaikan Fasum Rusak Akibat Demo

By Redaksi Indoraya
Selasa, 02 Sep 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi anggaran (Istimewa)
SHARE

INDORAYA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran hingga Rp900 miliar untuk menangani kerusakan fasilitas umum, gedung pemerintahan, dan gedung DPRD yang terdampak akibat aksi perusakan oleh pihak tak dikenal dalam beberapa waktu terakhir.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur akan memanfaatkan dana darurat. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut memang disediakan untuk memperbaiki kerusakan fasilitas di berbagai wilayah di Indonesia.

“Biayanya total (perbaikan) seluruh Indonesia kemarin kita hitung, hampir sekitar Rp900 miliar, hampir ya, total Rp800 sekian. Mulai dari ringan, berat, dan sedang,” ujar Dody di Gerbang Tol (GT) Pejompongan, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2025).

Kementerian PU telah membuat perencanaan proyek perbaikan untuk masing-masing fasilitas yang terdampak. Lama waktu pengerjaan akan menyesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami oleh tiap fasilitas tersebut.

Dody menyebutkan, apabila kerusakan tergolong berat, maka proses perbaikannya bisa memakan waktu hingga enam bulan. Sementara untuk kerusakan tingkat sedang, ditargetkan rampung dalam waktu tiga hingga empat bulan.

“Kalau ringan tuh kita targetkan kurang dari satu minggu harus sudah selesai. Kayak cuma kaca-kaca rusak, itu maksimum tujuh hari,” ujarnya.

Di sisi lain, PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp80 miliar untuk memperbaiki gerbang tol yang mengalami kerusakan akibat aksi kerusuhan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh gerbang tol yang tengah diperbaiki. Ia menargetkan seluruh gerbang tol tersebut dapat kembali beroperasi secara normal pada 10 September mendatang.

“Ada tujuh (gerbang tol yang diperbaiki). Totalnya kemarin kami perhitungkan sekitar Rp80 miliar (anggaran perbaikan),” ujar Rivan di GT Pejompongan, Jakarta Pusat.

Adapun ketujuh gerbang tol yang mengalami kerusakan adalah GT Senayan arah Grogol, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2 arah Cawang, GT Pejompongan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, dan GT Kuningan 1.

Menurut Rivan, perbaikan secara fisik untuk gerbang tol yang mengalami kerusakan berat diperkirakan memerlukan waktu maksimal enam bulan untuk benar-benar selesai.

“Dilanjutkan dengan melakukan pelayanan secara manual dengan MR (mobile rider). Jadi tidak menutup masyarakat bisa melakukan transaksi di seluruh gerbang tol,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (29/8/2025), terjadi perusakan terhadap sejumlah fasilitas publik oleh pihak tak dikenal di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Di Jakarta sendiri, Transjakarta mencatat tujuh halte BRT dibakar, dan 16 halte lainnya dirusak.

Tak hanya itu, sejumlah gedung pemerintahan dan legislatif juga menjadi sasaran. Salah satunya adalah Gedung DPRD Kota Makassar yang mengalami pembakaran dan menyebabkan tiga korban jiwa.

TAGGED:Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Ekonomi

Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Ekonomi

530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini

Selasa, 13 Jan 2026
Ekonomi

Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya

Selasa, 13 Jan 2026
Ekonomi

Transaksi Digital Pegadaian Meledak 324 Persen di 2025, Tring! Jadi Penggerak Utama

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?