Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemerintah India Potong Pajak Demi Dorong Daya Beli Kelas Menengah
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Internasional

Pemerintah India Potong Pajak Demi Dorong Daya Beli Kelas Menengah

By Redaksi Indoraya
Senin, 03 Feb 2025
Share
2 Min Read
Bendera India (Foto: istimewa)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah India menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) individu untuk meningkatkan daya beli kelas menengah, sebagai upaya mendukung ekonomi yang melambat akibat risiko global.

Insentif pajak ini berjumlah 1 triliun rupee, sekitar Rp188 triliun, yang ditujukan untuk meringankan beban pajak kelompok kelas menengah.

Dengan kebijakan ini, individu yang berpenghasilan hingga 1,28 juta rupee (sekitar Rp240 juta) per tahun akan dibebaskan dari PPh.

Ambang batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) juga dinaikkan dari 700 ribu rupee (sekitar Rp131 juta) per tahun.

“Langkah tersebut akan secara substansial mengurangi pajak kelas menengah dan menyisakan lebih banyak uang di tangan mereka, meningkatkan konsumsi rumah tangga, tabungan, dan investasi,” kata Menteri Keuangan India, Nirmala dikutip Bloomberg, Senin (3/2/2025).

Reformasi pajak ini diperkirakan akan mempengaruhi sekitar 10 juta orang, dengan jumlah warga yang tidak membayar PPh mencapai 60 juta orang, atau sekitar 74% dari total wajib pajak.

Selain itu, pemerintah India juga memperkirakan defisit anggaran yang lebih kecil dan peningkatan moderat dalam belanja infrastruktur untuk tahun fiskal mendatang.

Meski demikian, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi India hanya akan mencapai 6,4% pada 2025, jauh di bawah target Perdana Menteri Narendra Modi yang menginginkan angka 8%.

Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan berkisar antara 6,3% hingga 6,8% pada 2026.

Kebijakan pemotongan pajak ini diharapkan dapat mendorong konsumsi rumah tangga, yang selama ini tertekan akibat inflasi tinggi dan kenaikan upah yang minim.

Berbagai pengusaha, termasuk Aasif Malbari dari Godrej Consumer Products dan Kamal Bali dari Volvo Group India, percaya bahwa reformasi pajak ini akan meningkatkan pendapatan yang dapat dibelanjakan masyarakat dan mempercepat permintaan produk konsumen.

TAGGED:Daya Beli Kelas MenengahPemerintah India Potong Pajak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 20 UMKM Jateng Jajal Pasar ASEAN, HIPMI Targetkan Kerja Sama Berkelanjutan Minggu, 14 Des 2025
  • Bos Djarum Masih Jadi Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2025 Minggu, 14 Des 2025
  • Agak Laen 2 Cetak Rekor, 7 Juta Penonton Diraih dalam 17 Hari Penayangan Minggu, 14 Des 2025
  • Kemenlu Pulangkan 54 WNI Korban Online Scam dari Perbatasan Myanmar–Thailand Minggu, 14 Des 2025
  • Pelaku Pembunuhan Pengacara Aris Munadi Terancam Hukuman Mati, Polisi Jerat Pasal Pembunuhan Berencana Minggu, 14 Des 2025
  • BNPB Catat Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 1.006 Jiwa Minggu, 14 Des 2025
  • Gerakan Pangan Murah PT JTAB dan Dishanpan Jateng Berhasil Stabilkan Harga Cabai Sabtu, 13 Des 2025

Berita Lainnya

Internasional

Aturan Kewarganegaraan Inggris Soal Pencabutan Status Warga Dianggap Ancam Jutaan Muslim

Jumat, 12 Des 2025
Internasional

Shanghai Siap Jadi Pusat Restoran Robotik Dunia pada 2028

Senin, 17 Nov 2025
Internasional

Timor Leste Resmi Jadi Anggota ASEAN Setelah 14 Tahun Menunggu

Minggu, 26 Okt 2025
Internasional

Indonesia Kirim Bantuan Pangan Rp200 Miliar untuk Warga Palestina

Jumat, 10 Okt 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?