Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemerintah Akan Telusuri Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Di Beberapa Daerah Termasuk Jawa Tengah
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Kesehatan

Pemerintah Akan Telusuri Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Di Beberapa Daerah Termasuk Jawa Tengah

By Redaksi Indoraya
Jumat, 17 Jun 2022
Share
2 Min Read
ilustrasi penelusuran virus omicron varian terbaru (dok. pixabay)
SHARE
INDORAYA – Jawa Tengah akan masuk dalam lima provinsi yang akan ditelusuri pemerintah untuk menemukan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS).

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan, lima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Hal itu disampaikan Syahril dalam diskusi daring, Kamis (16/6/2022).

“Whole genome sequencing (WGS) itu diambil oleh pemerintah, oleh Kementerian Kesehatan, untuk memberikan suatu deteksi semuanya, terutama pada lima provinsi dengan tingkat kasus tinggi,” kata Syahril.

“Dilakukan WGS untuk memastikan apakah saat ini pasien-pasien itu juga semuanya subvarian BA.4 atau belum, atau masih campuran,” imbuh Syahril.

Dilansir dari detikHealth, Kementerian Kesehatan mencatat ada 20 kasus COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia. Dari 20 kasus yang sudah diidentifikasi itu, 12 kasus di antaranya berasal dari klaster keluarga di Jawa Barat.

Hampir semua pasien dari 20 kasus tersebut bergejala ringan. Hanya satu kasus yang masuk kategori bergejala sedang. “Umur 20 tahun, perempuan, di Jakarta, memang ada keluhan sesak napas sehingga dia dikategorikan masuk kategori sedang,” ungkap Syahril.

Namun, Syahril mengatakan, pasien perempuan di Jakarta itu sudah sembuh dan dipulangkan pada Kamis (16/6).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar mengaku belum menerima laporan adanya kasus COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di wilayah kerjanya.

“Belum (ada). Semoga tidak ada,” kata Yunita via pesan singkat, Kamis (16/6). Hingga kemarin pukul 12.00 WIB, Yunita menjelaskan, ada 78 kasus aktif di Jawa Tengah. Separuh pasien di antaranya masih dirawat, sisanya menjalani isolasi.

Menurut Yunita, penambahan kasus harian tertinggi terjadi pada Senin (6/6) pekan lalu, yaitu sebanyak 22 kasus. Sedangkan pada Selasa (14/6) lalu ada penambahan 7 kasus. “Itu data kasus baru harian,” ujar Yunita.

TAGGED:Indorayajawa tengahomicronOmicron BA.4virus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ratusan Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Pemerintah Masih Hitung Detail Anggaran Perbaikan Jumat, 12 Des 2025
  • Santri di Blora Terbawa Arus Sungai, Tim SAR: 2 Korban Meninggal dan 3 Masih Dicari Jumat, 12 Des 2025
  • OJK Perketat Pengawasan, 117 Ribu Rekening Penipuan Dibekukan Jumat, 12 Des 2025
  • Remaja 16 Tahun Diduga Jadi Korban Pelanggaran Polisi Blora, Oknum Diselidiki Propam Kamis, 11 Des 2025
  • Semarang Siap Sambut 2,5 Juta Wisatawan Nataru, Wali Kota Agustina Gerakkan Forkopimda Kamis, 11 Des 2025
  • Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar Kamis, 11 Des 2025
  • Bawaslu Gandeng Undip Perkuat Tata Kelola Pengawasan Pemilu Mendatang Kamis, 11 Des 2025

Berita Lainnya

Kesehatan

Menuju Smart Hospital, RS Telogorejo Adopsi EcoStruxure untuk Perkuat Layanan 24 Jam

Kamis, 11 Des 2025
Kesehatan

RSUD dr. Adhyatma Luncurkan Sistem Pelacakan Dokumen Pengadaan Berbasis QR Code

Senin, 01 Des 2025
Kesehatan

MBG Diperluas di Jakarta, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pemenuhan Gizi Anak

Jumat, 28 Nov 2025
JatengKesehatanPendidikan

Jateng Perkuat Layanan Kesehatan, RSPPU Siap Cetak Lebih Banyak Dokter Spesialis

Rabu, 19 Nov 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?