INDORAYA – Peristiwa banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), serta Sumatera Barat (Sumbar) mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk PT Pelni Cabang Semarang.
Perusahaan pelayaran tersebut menyediakan kapal untuk membawa bantuan bagi para korban di tiga provinsi itu tanpa memungut biaya apa pun.
Pada Rabu (10/12/2025), KM Kelimutu — salah satu armada milik PT Pelni — diberangkatkan membawa bantuan dari sejumlah lembaga dan masyarakat dengan total sekitar 2,5 ton, yang berisi pakaian, makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya.
“Hari ini KM Kelimutu memberangkatkan bantuan dari instansi dan perorangan yang terkumpul sekitar 2,5 ton dalam bentuk pakaian, makanan, obat-obatan, serta barang-barang lainnya. Bantuan ini kami kirimkan tanpa biaya pengiriman menuju Jakarta, lalu diteruskan ke Belawan untuk kembali didistribusikan kepada saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” jelas Kepala Cabang PT Pelni Semarang, Yuniati Fatimah, saat ditemui Indoraya.News di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu siang.
Terkait fasilitas pengiriman bantuan gratis tersebut, Yuniati menuturkan bahwa pemberitahuan sudah disebarkan kepada masyarakat sejak beberapa hari sebelumnya.
“Untuk seluruh cabang PT Pelni, pengiriman bantuan dibuka sampai 14 Desember 2025. Masyarakat yang masih ingin mengirimkan donasi dapat menghubungi kantor Pelni terdekat,” ungkapnya.
Namun, untuk Cabang Semarang, layanan pengumpulan bantuan bagi warga terdampak bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh telah ditutup sejak 9 Desember 2025.
“Kami sudah menutup pengiriman pada 9 Desember 2025,” ujarnya.
Sementara itu, penyaluran bantuan di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara akan dilakukan bersama pemerintah daerah serta instansi penanggulangan bencana setempat.


