Ad imageAd image

Pejabat Pemkot Semarang Diperiksa KPK, Begini Respon  KP2KKN Jateng

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 8k Views
3 Min Read
Sekretaris KP2KKN Jateng, Ronny Maryanto. (Foto : Pemkot Semarang)

INDORAYA – Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah (Jateng) merespon adanya pemeriksaan sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang termasuk Sekretaris Pemadam Kebakaran Kota Semarang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng, Kamis (1/2/2024).

Terkait hal itu, KP2KKN menduga sejumlah pejabat Pemkot Semarang yang diperiksa KPK itu berkaitan dengan kasus pembunuhan yang menewaskan ASN Bapenda Kota Semarang Iwan Boedi pada Agustus 2022 silam. Sebab, ASN tersebut sebelum tewas menjadi saksi perkara korupsi di Ibu Kota Jawa Tengah ini.

“Menurut catatan kami, setidaknya dalam kurun waktu 3 tahun belakang dugaan kasus korupsi terjadi di Kota Semarang diantaranya kasus korupsi yang menyebabkan Iwan Budi terbunuh dengan cara kepalanya dipenggal dan tubuhnya dibakar,” kata Sekretaris KP2KKN Jateng, Ronny Maryanto kepada awak media, Kamis (1/2/2024).

BACA JUGA:   Jutaan Surat Suara Pemilihan Anggota DPRD Jateng Dapil Jateng 1 Pemilu 2024 Diterima KPU Kota Semarang

Selain itu, Ronny mengungkapkan pemeriksaan KPK juga menyasar ke sejumlah dugaan kasus korupsi lainya seperti bahan bakar minyak (BBM) solar dan pengangkutan sampah yang di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada tahun 2022.

Sedangkan temuan LHP BPK, adanya dugaan korupsi pengadaan alat pemadam kebakaran di bagian rumah tangga Sekda pada tahun 2023. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Direskrimsus Polda Jateng.

“Dari hal tersebut menunjukkan bahwa perilaku korupsi di jajaran ASN kota Semarang masih sangat mengkhawatirkan,” imbuhnya.

BACA JUGA:   PD Satria Jateng Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir Meteseh Semarang

Bahkan, pihaknya membenarkan informasi yang beredar terkait sejumlah pejabat Pemkot Semarang diperiksa KPK. Tentunya, menurut Roni, hal ini membuat gempar memang benar adanya.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan memang benar adanya,” ucapnya.

Sementara informasi yang diterima melalui undangan permintaan keterangan KPK, Ronny menjelaskan bahwa pemeriksaan dimulai sejak Selasa (30/1/2024) hingga sekarang di Gedung BPKP Jateng.

“Surat undangan itu ditandatangani oleh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Endar Priyantoro yang juga menjabat sebagai Direktur Penyelidikan KPK,” beber dia.

BACA JUGA:   Jalur Pantura Semarang - Demak Macet Parah, Dishub Jateng Sarankan Pengendara Lewat Jalan Alternatif

Terkait materi pemeriksaannya, dia mengatakan pertama yaitu kasus dugaan
tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa, serta penerimaan lainnya oleh penyelenggara negara di Kota Semarang tahun 2003-2004.

“Terdapat 3 hal yang ingin diungkap KPK diantaranya, jual beli proyek, jual beli jabatan dan pajak daerah,” tandas Roni.

Adanya pemeriksaan ini, Ronny menilai Kota Semarang sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Pihaknya pun mengapresiasi langkah KPK yang dengan senyap melakukan penyidikan.

“Dengan hal ini kami mengapresiasi sekaligus mendorong KPK dan Polda Jawa tengah unrtuk mengungkap kasus korupsi tersebut,” paparnya.

Share this Article
Leave a comment