Ad imageAd image

PBNU Soal Dukungan di Pilpres 2024: Tidak Ada Perintah Khusus Dukung Capres Tertentu, Netral

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 793 Views
2 Min Read
Bendera PBNU dan Bendera Indonesia. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diisukan memberikan dukungan ke salah satu paslon di Pilpres 2024. Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi membantah soal isu tersebut.

“Tidak ada perintah khusus atau pengarahan resmi untuk mendukung capres tertentu,” kata dia, kepada wartawan, Kamis (23/1/2024).

Pria yang akrab dipanggil Gus Fahrur, menegaskan PBNU tetap netral dalam Pemilu 2024. Katanya, PBNU telah menonaktifkan kadernya yang tergabung dalam timses paslon-paslon di Pilpres 2024.

“PBNU secara resmi bersikap netral dan tidak terlibat kontestasi pilpres. Dalam jajaran kepengurusan PBNU yang dinonaktifkan terdapat timses dari semua capres. Semua wajib cuti selama musim kampanye agar tidak melibatkan organisasi NU,” tutur dia.

BACA JUGA:   Mengaku Fans Prabowo, Al Ghazali: Tokoh yang Paling Ikhlas Kepada Rakyat

Gus Fahrur juga menyampaikan, pihaknya membantah adanya konsolidasi yang mengarahkan para anggota PBNU untuk mendukung salah satu capres.

“Tidak ada konsolidasi secara resmi dan terstruktur, sifatnya hanya saran dan wawasan saja. Kita fokus dalam bidang sosial dakwah keagamaan,” jelasnya.

Di lain sisi, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan keyakinannya mengenai sosok Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Menurutnya, Gus Yahya dapat menjaga netralitas PBNU dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

“Saya yakin PBNU bisa menjaga netralitas itu dengan sepenuh hati dan sejujur-jujurnya, saya yakin Gus Yahya bisa melaksanakan itu,” kata Ganjar di gedung Korpri, Sidomukti, Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

BACA JUGA:   Pendukung Anies-Muhaimin Ubah Arah Dukungan ke Prabowo-Gibran
Share this Article
Leave a comment