INDORAYA – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sejak Kamis sore hingga Jumat (24/10/2025) petang kembali menyebabkan genangan air di kawasan Jalan Pantura Kaligawe. Akibat curah hujan yang tinggi, air di lokasi tersebut belum juga surut dan justru semakin meninggi.
Sekitar pukul 15.00, petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana melakukan pengecekan terhadap ketinggian air banjir di kawasan Pantura Kaligawe, tepatnya di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang, menggunakan alat pengukur water level meter. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa genangan telah mencapai sekitar 90 sentimeter atau hampir satu meter.
“Untuk di depan rumah sakit ketinggian air sudah mulai naik. Tadi sudah surut ke 60 sentimer diakibatkan dari Ungaran Kabupaten Semarang itu gelap terus airnya turun ke bawah (Kaligawe). Akhirnya di sini tambah lagi (ketinggiannya),” ungkap Komandan Koramil 06/Genuk Kodim 0733/KS, Mayor Inf Rahmatullah saat ditemui Indoraya.News di depan RSI Sultan Agung Semarang, Jumat sore.
Rahmatullah menjelaskan bahwa tingginya genangan air menyebabkan kemacetan panjang hingga kurang lebih delapan kilometer. Deretan kendaraan, terutama truk, tampak padat dan bergerak sangat lambat di jalur yang tergenang.
Menurutnya, antrean kendaraan terjadi mulai dari kawasan Gayamsari hingga depan RSI Sultan Agung Semarang.
“Untuk kemacetan sekitar 8 kilometer, karena dari Gayamsari sana dari Kaligawe ujungnya sampai ke depan Koramil sana di Sayung, macetnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, akibat kemacetan panjang itu, beberapa truk diketahui mogok di tengah jalan. Untuk mengatasinya, petugas TNI bersama kepolisian membantu dengan mendorong kendaraan yang mogok dan mengatur arus lalu lintas agar situasi berangsur pulih.
“Tapi sekarang sudah mulai kita uraikan, sudah perlahan bergerak,” ujarnya.
Rahmatullah juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan roda empat, agar tidak memaksakan melintas ketika air mulai tinggi. Jika genangan masih di bawah 60 sentimeter, pengendara disarankan tetap melaju dengan kecepatan sedang.


