Ad imageAd image

Panitia Temukan Oknum Wartawan di Semarang ‘Titip’ Anak di PPDB 2024

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 1 View
2 Min Read
Ilustrasi titip menitip PPDB. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Sekertaris Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, Fajriah mengungkapkan salah satu orang tua yang mengaku sebagai oknum wartawan meminta ‘menitipkan’ anaknya pada penerimaan PPDB tingkat SD.

Ia mengatakan oknum wartawan tersebut meminta secara langsung dengan memperkenalkan diri sebagai wartawan. Kemudian Fajirah dengan tegas menolak permintaan tersebut.

“Terus dia marah-marah. Lapor sana, lapor sini. Saya nggak tau oknum wartawan dari media mana,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/6/2024).

Selian marah-marah, ia mengatakan dirinya juga mendapatkan intimidasi. Bahkan kata dia, oknum wartawan tersebut menyalahkan regulasi dan sistem PPDB 2024 tidak jelas serta merugikan masyarakat.

“Marah-marahnya di tempat umum. Ada masyarakat yang bela saya dan bilang kalau mau protes regulasi PPDB langsung ke Wali Kota jangan ke Bu Fajriah,” paparnya.

Usai kejadian tersebut, ia mengaku tidak habis pikir dengan praktik tersebut, terlebih dilakukan oleh seseorang yang semestinya memberikan edukasi kepada masyarakat. Lebih lanjut, kata dia dalam menjauhi praktik titip-menitip dalam PPDB

Merespon hal tersebut, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang mengecam keras tindakan oknum wartawan dalam praktik titip menitip di PPDB 2024. Terlebih, oknum tersebut mengancam panitia PPDB lantaran kemauannya tak dituruti.

“Itu (titip anak) tidak dibenarkan. Jurnalis harus menaati kode etik,” tegas Ketua AJI Kota Semarang, Aris Mulyawan.

Aris mengungkapkan bahwa tindakan tersebut dinilai sudah menciderai kode etik jurnalistik.

“Dalam kode etik itu sudah jelas, wartawan tidak boleh semena-mena dan ikut menaati regulasi yang ada,” paparnya.

Share This Article