Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pagu Rp384 Miliar, Realisasi Anggaran Infrastruktur Kota Semarang 2025 Belum Terserap Maksimal
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Pagu Rp384 Miliar, Realisasi Anggaran Infrastruktur Kota Semarang 2025 Belum Terserap Maksimal

By Athok Mahfud
Sabtu, 20 Des 2025
Share
4 Min Read
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau salah satu rumah pompa yang menjadi infrastruktur pengendalian banjir di Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Kota Semarang mencatat realisasi anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2025 baru mencapai sekitar 81 persen dari total pagu Rp384 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program strategis, mulai dari pengendalian banjir hingga peningkatan kualitas dan konektivitas jalan di sejumlah wilayah kota.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut salah satu fokus penggunaan anggaran infrastruktur tahun ini adalah penanggulangan banjir di kawasan rawan genangan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Pemkot Semarang melakukan peningkatan kapasitas pompa di sejumlah titik, seperti Rumah Pompa Kolonel Sugiono, Tawangmas, Plamongan Hijau, serta penambahan pompa baru di Jalan Petudungan.

“Selain peningkatan kapasitas pompa, DPU juga melaksanakan peningkatan saluran drainase di sejumlah kawasan, seperti Saluran MT Haryono–Petudungan, Saluran Jalan Gajah–Aspol Kabluk, Drainase Kawasan Dempel–Muktiharjo Kidul, Kawasan Jatisari, hingga Saluran Tanjung,” ujar Agustina dalam keterangan pers yang diterima.

Selain sektor pengendalian banjir, anggaran infrastruktur juga digunakan untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan. DPU Kota Semarang menangani sejumlah ruas yang dinilai strategis untuk mendukung mobilitas dan aksesibilitas warga.

Ruas jalan yang dikerjakan meliputi Jalan RM Hadi Subeno, Payung Mas Raya Banyumanik, Jatikalangan dan Kampung Jambon di Mijen, R Soekanto Tembalang, Robyong Ngaliyan, Palebon, Damar Wulan Semarang Barat, hingga Anjasmoro dan Kaligawe–Pasar Waru. Pemeliharaan rutin jalan dan drainase juga tetap dilakukan secara berkala.

Meski realisasi anggaran belum sepenuhnya terserap, Agustina memastikan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian. “Kualitas hasil pembangunan dijaga melalui pengawasan dan pengujian konstruksi secara periodik agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” katanya.

Ia menilai, secara umum pelaksanaan pembangunan infrastruktur tahun 2025 telah berjalan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjawab persoalan banjir, kerusakan jalan, dan konektivitas antarwilayah.

Program penyelenggaraan jalan serta pengelolaan dan pengembangan sistem drainase menjadi tulang punggung kebijakan infrastruktur Pemkot Semarang.

Namun demikian, Agustina mengakui adanya kendala yang mempengaruhi proses pelaksanaan dan penyerapan anggaran, khususnya terkait perubahan regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Perubahan regulasi ini memerlukan penyesuaian dan pemahaman yang matang, sehingga ke depan proses pengadaan bisa dilakukan lebih dini di awal tahun anggaran,” ujar Wali Kota.

Memasuki tahun 2026, Pemkot Semarang berencana menggeser fokus pembangunan infrastruktur pada peningkatan konektivitas wilayah hinterland serta pengendalian banjir dan rob.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui peningkatan saluran drainase di sejumlah kawasan serta sinergi dengan program pengendalian banjir pemerintah pusat melalui BBWS Pemali-Juana.

“Seluruh rencana pembangunan 2026 diselaraskan dengan amanah RPJMD Kota Semarang 2025–2029, dengan titik berat pada pengurangan kawasan banjir dan rob serta peningkatan kemantapan jalan,” tegas Agustina.

Selain itu, sejumlah proyek infrastruktur juga disiapkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan wilayah, di antaranya pembangunan Jembatan Tay Kak Sie dan Jembatan Akses Pengasapan Ikan Bandarharjo.

Pemkot Semarang menargetkan pada akhir 2026 tingkat kemantapan jalan di Kota Semarang dapat meningkat di atas 93 persen, sementara kawasan terdampak banjir dan rob ditekan hingga di bawah 3 persen.

Wali Kota Agustina juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari penggunaan jalan sesuai kelasnya hingga pengelolaan sampah dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase dan sungai, karena itu berdampak langsung pada keberlanjutan infrastruktur,” pungkasnya.

TAGGED:Anggaran Infrastruktur SemarangAPBD Kota Semarangpemkot semarangWali Kota Semarang Agustina Wilujeng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

98.545 Peserta PBI Nonaktif, Pemkot Semarang Siapkan Skema UHC

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Dari Balikpapan Hingga Papua, Karya Barongsai Pengrajin Semarang Diburu Jelang Imlek

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Kota Semarang Hasilkan 1.200 Ton Sampah Per Hari, Penerapan 3R Tak Maksimal

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Teror Pinjol Makin Brutal! Tujuh Ambulans Dipesan Fiktif, Diminta Tagih Utang Rp14 Juta

Kamis, 05 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?