Ad imageAd image

Ombudsman Komentari Website Pemkot Semarang yang Memuat Berita Bernuansa Politik Praktis

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 902 Views
3 Min Read
Kepala Ombudsman Jawa Tengah, Siti Farida. (Foto: Dok. Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Ombudsman Provinsi Jawa Tengah (Jateng) turut berkomentar soal sejumlah pemberitaan di website resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, atau semarangkota.go.id yang mengandung konten bernuansa politik praktis.

Situs itu memuat sejumlah berita yang berisi dukungan dari kelompok masyarakat agar Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Semarang periode 2024-2029.

Di antara judul beritanya yakni “Mbak Ita Maju Pilwakot, Relawan Mulai Muncul”, “Mbak Ita Dapat Dukungan Lagi Maju Pilwakot dari Organda Kota Semarang”, dan “Banyak Dukungan untuk Mbak Ita Maju Pilwakot Semarang”.

Menanggapi hal ini, Kepala Ombudsman Jateng Siti Farida mengatakan bahwa pengawasan yang dilakukan pihaknya hanya berfokus pada produk kongkrit pelayanan publik.

BACA JUGA:   Jelang Masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Antisipasi Banjir di Stasiun Tawang

Sehingga dia enggan berkomentar lebih soal isi konten pemberitaan di situs resmi Pemerintah Kota Semarang yang terkesan mengandung unsur politik praktis tersebut.

“Pelayanan publik itu berkaitan dengan produk pelayanan di bidang jasa, pendidikan, kesehatan. Kalau terkait website tidak secara langsung terkait dengan pelayanan publik, sehingga dari kami memberikan komentar kurang pas,” katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (21/5/202).

Lebih lanjut pihaknya meminta agar hal ini lebih tepat jika ditanyakan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) atau Komisi Informasi yang memang menangani masalah informasi.

BACA JUGA:   Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Pedagang Ungkap Kenaikan Sejak Juli

“Sehingga yang kami komentari adalah pelayanan publik, kalau website itu kan lebih ke soal informasi, sehingga bukan Ombudsman secara langsung. Kalau menurut kami lebih tepat ke Kominfo atau Komisi informasi,” ujar Farida.

Sementara berdasarkan penelusuran di Google, judul berita dukungan untuk Mbak Ita dalam Pilkada 2024 di website Pemkot masih muncul. Namun ketika judul berita dibuka, halaman muka website hanya menampilkan layar putih dengan tulisan “Ops, kelihatannya ada yang tidak beres,”.

Tangkapan layar judul berita dari website resmi Pemkot Semarang yang berisi dukungan untuk Mbak Ita maju dalam Pilwakot 2024

Terpisah, Kepala Diskominfo Semarang, Soenarto membenarkan berita tentang dukungan untuk Mbak Ita maju dalam Pilwakot di website resmi pemilik Pemkot. Namun berita bernuansa politik itu sudah dihapus pada hari Jumat (17/5/2024) lalu.

BACA JUGA:   Kisah Adhe Pilih Bisnis Kostum daripada Kuliah, Satu Bulan Bisa Untung Rp15 Juta

Dia mengaku bahwa meskipun termasuk informasi publik, berita semacam ini tidak seharusnya diterbitkan di portal resmi milik pemerintah. Atas kejadian ini, pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi kepada tim pengelola website.

“Jumat kemarin langsung kita take-down, walaupun info ini kan info publik, tapi hasil evaluasi itu tidak boleh, nanti menjadi pemberitaan yang abu-abu kan, apakah ini publik apa politis, kan gitu,” kata Soenarto saat ditemui di Kompleks Balai Kota Semarang, Selasa (21/5/2024).

Share this Article