Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ombudsman Jateng Kawal Empat Anak Kurang Mampu yang Tidak Bisa Daftar Sekolah Negeri
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
JatengPendidikan

Ombudsman Jateng Kawal Empat Anak Kurang Mampu yang Tidak Bisa Daftar Sekolah Negeri

By Athok Mahfud
Jumat, 14 Jul 2023
Share
2 Min Read
Kepala Ombudsman Jateng, Siti Farida
SHARE

INDORAYA – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus mengawal laporan dari masyarakat yang masuk dalam posko aduan PPDB tahun ajaran 2023/2024. Salah satunya laporan terkait sejumlah anak kurang mampu yang tidak bisa mendaftar di SMA/SMK Negeri.

Kepala Ombudsman Jateng Siti Farida mengatakan, pihaknya sejak dibuka pada Mei 2023 lalu, laporan terkait calon peserta didik dari keluarga kurang mampu cukup banyak. Yakni sekitar 50 orang yang tidak bisa mendaftar di SMA/SMK Negeri.

Menerima aduan dari masyarakat, Ombudsman Jateng langsung meneruskannya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selaku penyelenggara PPDB. Satu persatu laporan yang ada diproses dan terselesaikan.

Siti Farida mengatakan, 46 calon peserta didik yang sebelumnya mengalami kendala PPDB telah mendapat sekolah. Saat ini tinggal empat calon siswa dari keluarga kurang mampu yang belum mendapat sekolah.

Keempat anak yang tidak mendapat sekolah karena mengalami kendala pada sistem ketika pendaftaran. Empat kasus terjadi di Semarang dua siswa, Banyumas satu siswa, dan satunya di Pemalang.

“Memang yang bersangkutan belum di verifikasi dan validasi. Jadi belum masuk kriteria. Jadi server teknisnya belum masuk di data (PPDB Jateng) yang kategori P1, P2, dan P3. Jadi lebih pada kendala teknisnya, bukan aplikasi,” ujarnya kepada Indoraya.news, Jumat (13/7/2023).

Farida mengatakan, empat anak tersebut belum bisa mendaftar PPDB SMA/SMK Negeri di Jateng melalui jalur afirmasi karena identitasnya tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya secara masif tengah memantau pelaksanaan dari PPDB 2023/2024. Termasuk membangun mencarikan solusi atas empat calon siswa yang belum mendapat sekolah tersebut.

Upaya yang dilakukan Ombudsman yaitu berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Farida berharap anak yang kurang mampu dapat mengakses pendidikan di sekolah negeri.

“Pada intinya kami mengupayakan di negeri di utamakan bagi mereka yang tak mampu. Kalau negeri betul tak ada tempat, upaya skema beasiswa atau bantuan tunai juga ada. Kita semua berprinsip tak ada yang putus sekolah,” tandasnya.

TAGGED:Berita Jateng TerbaruBerita Jateng TerkiniData Terpadu Kesejahteraan SosialKepala Ombudsman Jateng Siti FaridaPerwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa TengahPPDB Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • OTT KPK di Pati, Bupati Sudewo Diduga Patok Tarif Jabatan di Pemerintahan Desa Selasa, 20 Jan 2026
  • Bupati Pati Ditangkap KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan Selasa, 20 Jan 2026
  • Jelang Ramadan, Pemprov Jateng Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Meski Cuaca Ekstrem Selasa, 20 Jan 2026
  • Tanggapi OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Dukung KPK Tegakkan Hukum Selasa, 20 Jan 2026
  • Tembus Rp5,81 Triliun, Realisasi Pendapatan Kota Semarang 2025 Tak Mencapai Target Selasa, 20 Jan 2026
  • Minimalisir Kecelakaan Warga, 528 Lampu Jalan Umum Dipasang di Rembang Selasa, 20 Jan 2026
  • Bajaj Hadirkan Senyum Anak Difabel Lewat Transportasi Inklusif di Semarang Selasa, 20 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

OTT KPK di Pati, Bupati Sudewo Diduga Patok Tarif Jabatan di Pemerintahan Desa

Selasa, 20 Jan 2026
Jateng

Bupati Pati Ditangkap KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Selasa, 20 Jan 2026
Jateng

Jelang Ramadan, Pemprov Jateng Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Meski Cuaca Ekstrem

Selasa, 20 Jan 2026
Jateng

Tanggapi OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Dukung KPK Tegakkan Hukum

Selasa, 20 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?