Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Olahraga Rekreasi Diusulkan Masuk Sekolah, DPRD Semarang Dukung Penuh
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Olahraga Rekreasi Diusulkan Masuk Sekolah, DPRD Semarang Dukung Penuh

By Dickri Tifani
Minggu, 09 Nov 2025
Share
4 Min Read
Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang menjadi narasumber dalam diskusi “Menanamkan Nasionalisme dengan Olahraga Rekreasi di Kalangan Pelajar dan Masyarakat Umum” di Hotel Muria, Minggu (9/11/2025). (Foto: Dickri Tifani Badi/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Usulan agar olahraga rekreasi masyarakat dimasukkan ke dalam kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah Kota Semarang mencuat dalam diskusi bertajuk “Menanamkan Nasionalisme dengan Olahraga Rekreasi di Kalangan Pelajar dan Masyarakat Umum”.

Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi yang digelar oleh Yayasan Temen Tinemu Temanan di Hotel Muria Kota Semarang, pada Minggu (9/11/2025).

Ketua Perkumpulan Olahraga Tarian Baris Indonesia (POTBI) Jawa Tengah (Jateng), Kadartiastuti, yang menjadi salah satu narasumber, memaparkan materi dan menekankan pentingnya pengintegrasian olahraga rekreasi di sekolah di hadapan para peserta serta anggota DPRD Kota Semarang.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra, Mualim, menyatakan dukungannya terhadap ide tersebut.

Ia menilai bahwa apabila olahraga rekreasi masyarakat belum dapat dimasukkan ke dalam kurikulum resmi, maka setidaknya bisa dijadikan kegiatan ekstrakurikuler.

“Saya sangat setuju. Apakah nanti masuk di dalam kurikulum atau tidak? Paling tidak masuk di ekstrakurikuler. Minimal seperti itu. Tapi syukur-syukur nanti bisa masuk di dunia pendidikan, bahkan di mulok (muatan lokal),” ujar Mualim kepada Indoraya.news, Minggu sore.

Menurutnya, dorongan untuk memasukkan olahraga rekreasi ke dalam muatan lokal muncul karena generasi muda saat ini mulai kurang mengenal budaya Indonesia, terutama budaya Jawa.

“Mohon maaf, kadang anak-anak sekarang itu, contohnya saja lakon pewayangan, belum tentu tahu. Ini kan harus dikenalkan. Sejarah itu tidak boleh ditinggalkan, karena kalau tidak, bisa benar-benar punah. Nah, saya sangat setuju sekali,” sambungnya.

Ia juga mengajak Yayasan Temen Tinemu Temanan agar mampu membina anak-anak berbakat secara optimal, sehingga mereka dapat menyalurkan kemampuan melalui kegiatan positif dan tidak mudah terpengaruh oleh dampak negatif perkembangan teknologi.

“Tinggal nanti dari sedulur-sedulur yayasan ini, kan tidak hanya satu, mungkin beberapa yayasan yang mengelola bagaimana mencerdaskan generasi muda bisa memasukkan kegiatan ini. Kuncinya memang di dunia pendidikan,” kata dia.

“Bisa dibayangkan, sekarang generasi muda ini gampang terpengaruh kemajuan teknologi—tawuran, bullying. Nah, kalau diisi kegiatan positif, misalnya ekstra tari, olahraga, sampai kegiatan rekreasi. Apa contohnya? Bisa diadakan lomba, misalnya tubing. Dengan suasana seperti itu kan akhirnya anak senang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mualim menegaskan bahwa penting bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai kebersamaan, keguyuban, dan gotong royong sebagai bagian dari karakter bangsa.

“Nah, yang tidak kalah penting bagaimana mereka dirangkul agar merasa iki loh, bareng-bareng, bersama-sama. Keguyuban, kekompakan, kegotongroyongan ini jangan sampai punah. Itu yang penting,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Temen Tinemu Temanan, Tri Winarti alias Mbak Wina, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi penghubung berbagai masukan dari forum diskusi ini guna mewujudkan integrasi olahraga rekreasi masyarakat ke lingkungan sekolah.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menyelenggarakan diskusi bertema nasionalisme melalui olahraga rekreasi yang menghadirkan narasumber dari unsur legislatif, yakni Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim.

“Jadi, saya berharap bahwa nanti setelah ini, ketika ada lomba-perlombaan seperti ini, itu tidak hanya lomba saja dapat piala, tapi juga sertifikat yang benar-benar diakui pemerintah untuk nilai-nilai kependidikan. Karena ketika kita melanjutkan pendidikan, nilai-nilai itu kan harus diakui,” bebernya.

Mbak Wina, juga berharap dukungan dari legislatif agar aspirasi tersebut dapat diteruskan kepada dinas-dinas terkait.

“Jadi, harapan kami kepada Bapak Mualim, nanti dibantu untuk teman-teman ini agar bisa diteruskan ke dinas-dinas pendidikan, ya Pak,” pungkasnya.

 

TAGGED:DPRD SemarangOlahraga RekreasiYayasan Temen Tinemu Temenanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet Sabtu, 06 Des 2025
  • Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain Sabtu, 06 Des 2025
  • Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan Sabtu, 06 Des 2025
  • Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek Sabtu, 06 Des 2025
  • LSSFF 2025 Jadikan Lawang Sewu Sebagai Ruang Kreatif Milenial Semarang Sabtu, 06 Des 2025
  • Berdayakan Ekonomi Umat di Jateng, Baznas RI Luncurkan ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart Sabtu, 06 Des 2025
  • Anggota DPD RI Desak Polisi Jadikan AKBP Basuki Tersangka di Kasus Kematian Dosen Untag Semarang Sabtu, 06 Des 2025

Berita Lainnya

Semarang

Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain

Sabtu, 06 Des 2025
Semarang

LSSFF 2025 Jadikan Lawang Sewu Sebagai Ruang Kreatif Milenial Semarang

Sabtu, 06 Des 2025
Semarang

Christmas Tree Lighting Hotel Ciputra Semarang Hadirkan Kehangatan dan Cinta

Sabtu, 06 Des 2025
Semarang

Peduli Korban Bencana Sumatera, Kader HMI Walisongo Semarang Aksi Galang Dana

Sabtu, 06 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?