Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Obat-obatan Misterius Levi Diuji Forensik, Polda Jateng Tunggu Autopsi Final
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Hukum KriminalSemarang

Obat-obatan Misterius Levi Diuji Forensik, Polda Jateng Tunggu Autopsi Final

By Dickri Tifani
Selasa, 25 Nov 2025
Share
3 Min Read
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyampaikan hasil olah TKP lanjutan kematian dosen Untag Semarang. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) membeberkan perkembangan terbaru hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kematian dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35) pada Sabtu (22/11/2025).

Dalam olah TKP tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti milik almarhumah Levi dan saksi kunci, AKBP Basuki. Barang bukti yang diamankan antara lain pakaian milik keduanya, serta obat-obatan, sprei, dan selimut yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Barang bukti tersebut akan kami gunakan sebagai bukti awal untuk menyusun kronologi suatu peristiwa tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, saat ditemui di Mapolda Jateng, Senin (24/11/2025).

Terkait jenis obat-obatan yang ikut diamankan, Artanto menyatakan bahwa rinciannya tidak dapat dipublikasikan saat ini dan akan ditangani langsung penyidik. Seluruh barang bukti tersebut akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik.

“Untuk rincian obat-obatan, yang tahu adalah penyidik. Obat tersebut akan dibawa ke laboratorium forensik untuk dicek apakah ilegal atau sesuai resep dokter,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa olah TKP lanjutan dilakukan untuk memperdalam penyusunan kronologi peristiwa dan memperkuat proses pembuktian.

“Alhamdulillah, olah TKP kemarin sudah dilaksanakan yang kedua sebagai olah TKP lanjutan dari olah TKP pertama saat ditemukan jenazah di kamar kos. Kami mendalami kembali hasil pemeriksaan yang telah dilakukan,” katanya.

Sinkronisasi Barang Bukti dan Keterangan Saksi

Setelah pengamanan barang bukti dalam olah TKP lanjutan, Artanto menjelaskan bahwa temuan tersebut akan disinkronkan dengan keterangan para saksi, terutama AKBP Basuki.

“Diharapkan nanti akan menjadi suatu linimasa kronologis yang bisa mengungkap peristiwa ini,” ungkapnya.

Hingga kini, sudah ada tiga orang saksi yang dimintai keterangan: AKBP Basuki selaku saksi kunci, penjaga kostel dan kakak korban.

Selain itu, polisi juga memeriksa rekaman CCTV serta data komunikasi digital sebagai bagian dari penyelidikan.

“Rekaman CCTV sedang dianalisis oleh platform Polda Jateng dan diharapkan hasil analisis ini dapat mendukung informasi dan keterangan yang ada. Termasuk isi ponsel korban dan juga ponsel milik AKBP B, sedang dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik,” kata Artanto.

Terkait autopsi, Polda Jateng masih menunggu laporan resmi dari tim dokter forensik.

“Pada prinsipnya kita semua menunggu hasil otopsi secara resmi. Nanti dokter forensik akan menyampaikan hasilnya beserta penjelasan ilmiah yang mudah dipahami. Semakin cepat semakin baik karena kasus ini menjadi atensi penting,” katanya.

TAGGED:Autopsi Dosen LeviKematian Dosen LeviPolda Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Selasa, 10 Feb 2026
Semarang

Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7

Senin, 09 Feb 2026
Hukum Kriminal

BPOM Panggil Produsen Kopi Lokal Terkait Dugaan Risiko Gagal Ginjal, Diduga Mengandung Zat Berbahaya

Senin, 09 Feb 2026
Hukum Kriminal

KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Wakil Ketua PN Depok, Aliran Dana Mencurigakan Terlacak PPATK

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?