Ad imageAd image

Nekat Muncak saat Gunung Merapi Berstatus Awas, WNA Asal Spanyol Kelelahan dan Butuh Pertolongan

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 2 Views
2 Min Read
WNA Asal Spanyol Dievakuasi setelah kelelahan di Gunung Merapi Boyolali, Jateng, Kamis (14/9/2023). (Foto: Basarnas Semarang)

INDORAYA – Seorang wanita negara asing (WNA) asal Spanyol, Jacinto Cornejo atau JC (37) nekat mendaki di gunung Merapi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng).

Berdasarkan keterangan resmi dari Basarnas Semarang, Jacinto Cornejo itu memuncak gunung tersebut melalui jalur New Selo Kabupaten Boyolali, pada Raby (14/9/2023) sekitar pukul 12.10 WIB.

Diketahui, pendakian gunung Merapi ditutup sementara karena kawasan tersebut berstatus awas.

Namun, WNA itu tidak mengetahui bahwa gunung Merapi di Boyolali tersebut sedang berstatus awas.

“Diduga JC tidak tau nekat mendaki mengalami kelelahan membutuhkan pertolongan ” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, Kamis (14/9/2023).

Menurut Heru, kelelahan ini disebabkan karena Jacinto membawa bekal seadanya dan tidak membawa tenda untuk menginap. Bahkan, ketika semalam di gunung tersebut warga negara asing tersebut tidak tidur.

Ketika kelelahan, Jacinto langsung mengubungi biro jasa asuransi agar mendapatkan pertolongan.

“Kamis pukul 12.10 WIB, kami berhasil mengevakuasi dalam keadaan selamat,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta, Arif Sugiarto menyampaikan bahwa pihaknya memberangkatkan 1 tim rescue untuk melaksanakan pertolongan menuju puncak gunung Merapi.

“Posisi korban di pos 4 sekitar ketinggian 2500 MDPL tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dengan keadaan selamat selanjutnya dibawa ke puskesmas Selo,” ujarnya.

“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya. Dengan berhasilnya evakuasi maka operasi SAR dinyatakan selesai tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing, ” tutupnya.

Share this Article