INDORAYA – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Nawal Arafah Yasin mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam agenda kunjungan kerja di Kabupaten Kudus, Rabu (17/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meresmikan hasil revitalisasi TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin yang berlokasi di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati. Program revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan PAUD, terutama dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
Revitalisasi fasilitas PAUD tersebut menelan anggaran sebesar Rp210 juta. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan gedung, penyediaan area bermain, serta pembangunan toilet. Selain itu, sekolah juga dilengkapi dengan Interactive Flat Panel (IFP) atau layar sentuh digital untuk menunjang proses pembelajaran.
Bunda PAUD Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat. Selain revitalisasi bangunan, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan pojok baca kepada 15 satuan PAUD di Kabupaten Kudus.
“Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung adanya pendidikan anak usia dini di sini. Dan kami, Bunda PAUD Jawa Tengah, sangat mengapresiasi,” kata dia, seusai kegiatan.
Nawal menyampaikan bahwa Menteri Abdul Mu’ti memberikan pesan agar pembelajaran di satuan PAUD lebih menitikberatkan pada pembentukan kebiasaan baik, tanpa membebani anak dengan materi pelajaran yang terlalu berat.
“Jadi beberapa pesan dari Pak Menteri, anak-anak ini tidak usah terus kemudian diberikan materi-materi yang terlalu berat, tetapi kita berikan kebiasaan yang baik,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng.
Ia menambahkan, kebiasaan positif yang dapat ditanamkan sejak dini antara lain membudayakan sikap mengucapkan permisi, maaf, dan terima kasih kepada sesama. Meski terlihat sederhana, kebiasaan tersebut memiliki dampak besar bagi perkembangan karakter anak.
Menurut Nawal, pendekatan tersebut sejalan dengan program Bunda PAUD Jawa Tengah yang menekankan pendidikan karakter sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.
“Beliau juga menekankan bagaimana karakter ini menjadi salah satu kebiasaan untuk anak-anak di usia 0 sampai 6 tahun. Sehingga itu menjadi suatu kebiasaan baik di tahapan selanjutnya,” ungkap Bunda Forum Anak Jateng ini.
Nawal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak usia dini, meskipun PAUD bukan merupakan kewenangan langsung pemerintah provinsi. Komitmen ini sejalan dengan visi “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah” yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Pada tahun ini, sebanyak 33 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus menerima bantuan revitalisasi, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA, dengan total anggaran mencapai Rp17 miliar.
“Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air kita, dalam rangka membangun generasi Indonesia yang unggul, generasi Indonesia yang hebat,” ucap Abdul Mu’ti.


