Ad imageAd image

Nadiem Kalim Kenaikan UKT Tidak Berdampak pada UKT Golongan Bawah

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 891 Views
2 Min Read
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikburistek) Nadiem Anwar Makarim. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Mendikbud RI Nadiem Makarim menyebut kebijakan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dampak dari Permendikbud No. 2 Tahun 2024 takkan berdampak pada klasifikasi UKT di tingkat rendah.

“Dan kita melihat kebijakan UKT ini tidak akan berdampak bagi klasifikasi UKT di tingkat-tingkat rendah,” kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Jakarta, Selasa (21/5/2024).

Nadiem mengatakan kebijakan itu hanya akan berdampak bagi klasifikasi UKT di tingkat menengah dan atas.

“Di mana tingkat atas itu relatif itu proporsinya sangat kecil. Jadi ini bagian dari kebijakan afirmasi kita,” ujarnya.

BACA JUGA:   DPR Minta Nadiem Makarim Kaji Ulang Permendikbudristek Penyebab UKT Naik

Nadiem menjelaskan pada hakekatnya UKT di PTN bersifat berjenjang dan senantiasa mengedepankan azas keadilan dan inklusifitas.

Prinsip itu pun membuat mahasiswa dengan latar belakang berkecukupan akan membayar lebih banyak dan yang tak mampu membayar lebih sedikit.

Pada saat yang sama, Nadiem menegaskan Permendikbud ini hanya akan berlaku bagi mahasiswa baru.

“Tidak berlaku untuk mahasiswa yang sudah belajar di perguruan tinggi. Jadi masih ada mispersepsi di berbagai kalangan, di sosmed,” ucap dia.

Penetapan Permendikbudristek No. 2/2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi di PTN Kemendikbudristek menuai kritik dari berbagai pihak.

BACA JUGA:   DPR Panggil Nadiem Makarim Minta Penjelasan Soal Lonjakan UKT

Aturan itu mengatur kelompok UKT 1 sebesar Rp500 ribu dan UKT 2 sebesar Rp1 juta menjadi standar minimal yang harus dimiliki PTN. Sementara untuk besaran UKT di tingkatan lainnya ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi.

Share this Article