INDORAYA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-16 di Hotel MG Setos, Kota Semarang, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh perwakilan 35 kabupaten/kota dan 84 organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun di KNPI Jawa Tengah.
Selain Ketua KNPI Jateng, Casytha Arriwi Kathmandu, kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Ketua DPRD Jateng Sumanto, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Dyah Tunjung Pudyawati.
Casytha Arriwi Kathmandu menegaskan bahwa Musda kali ini menekankan kolaborasi dan kerja sama pemuda untuk membangun Jawa Tengah yang maju dan berdaya.
Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan organisasi kepemudaan di tiap daerah.
“Contohnya di Banjarnegara ada UMKM kopi dan di Kebumen ada usaha merchandise dari perca kain. Kami mendukung mereka dari sisi packaging hingga pemasaran digital, termasuk memperluas pasar hingga ke Jakarta,” kata Casytha.
Ia menambahkan, KNPI juga menjalin kerja sama dengan Kadin untuk kurasi produk dan memperkuat kolaborasi antarpemuda.
“Selain pemberdayaan UMKM, pemuda Jawa Tengah juga berperan aktif dalam penanganan bencana,” imbuh Anggota DPD RI tersebut.
Musda ke-16 menjadi forum bagi perwakilan kabupaten/kota terdampak untuk mendiskusikan bantuan dan solusi. Mulai dari sembako hingga koordinasi bencana banjir dan tanah longsor di Kudus, Kota Pekalongan, Banjarnegara, dan Kendal.
“Jika solusi hanya berupa bantuan sementara, bencana akan terus berulang. Untuk Pantura, misalnya, pembangunan Giant Seawall menjadi prioritas untuk mencegah banjir tahunan,” jelas Casytha.
Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, yang membuka kegiatan Musda, menekankan pentingnya kolaborasi pemuda dengan pemerintah. Menurutnya, generasi muda harus diberi ruang dan kebebasan untuk berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Kami berharap pemuda tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga pencipta peluang yang membawa manfaat untuk Jawa Tengah dan Indonesia,” ujar Sumanto.
Musda ke-16 KNPI Jawa Tengah juga menyoroti pengembangan kemampuan pemuda, baik hard skill maupun soft skill. Dengan agenda yang mencakup pemberdayaan UMKM, penanganan bencana, dan penguatan kapasitas pemuda, Musda KNPI Jateng diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk berperan lebih strategis dalam pembangunan daerah.


