Ad imageAd image

Mulai Gerindra – PKS, Mbak Ita Intens Rajut Komunikasi Politik Jelang Pilwalkot Semarang 2024

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 762 Views
5 Min Read
Wali Kota Semarang petahana, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat datang ke DPD PKS Kota Semarang, Rabu (29/5/2024). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Menjelang Pilkada 2024 di Kota Semarang semakin memanas, tokoh-tokoh politik potensial sudah mulai intens komunikasi ke partai politik untuk berlenggang dalam kontestasi tersebut.

Misalnya, kader PDI Perjuangan, Hevearita Gunaryanti Rahayu memantapkan tekadnya maju kembali sebagai Wali Kota Semarang pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot).

Hal itu dibuktikan Mbak Ita (sapaan Hevearita Gunaryanti Rahayu), dengan mengambil formulir pendaftaran penjaringan di Kantor DPC PDIP Kota Semarang, pada Sabtu (11/5/2024) lalu. Setelah sepekan (18/5), dia mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan di kantor tersebut.

Rupanya tidak sampai di sini saja, Mbak Ita mulai melirik untuk berkomunikasi dengan partai selain PDIP. Contohnya, Istri dari Alwin Basri selaku Anggota DPRD Jateng itu pun berkunjung ke Kantor DPC Gerindra Kota Semarang, di Jalan Dr. Muwardi Raya Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada Selasa (28/5) kemarin.

Mbak Ita kembali melakukan penjajakan ke partai politik untuk maju sebagai Wali Kota Semarang pada Pilwalkot Semarang 2024. Terbaru, dia datang ke DPD Partai Keadilan Sosial (PKS) Kota Semarang, Rabu (29/5/2024).

Di PKS, Mbak Ita komunikasi langsung dengan Ketua DPD PKS Kota Semarang, Suharsono dan jajaran pengurus PKS lainnya. Mbak Ita memaparkan visi dan misi di hadapan pengurus DPD PKS Kota Semarang.

BACA JUGA:   Kado di Hari Pelanggan Nasional, KAI Berikan Diskon Tiket 20 Persen bagi Penyandang Disabilitas

Suharsono menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan penjajagan dalam persiapan partainya menuju Pilwakot Semarang 2024.

Menurutnya, sudah ada dua tokoh yang melaksanakan komunikasi dengan PKS, yaitu Hevearita Gunaryanti Rahayu (PDI Perjuangan) dan Yoyok Sukawi (Demokrat).

Ditanya tentang sosok Mbak Ita, Suharsono menyebut kader PDI Perjuangan tersebut memenuhi kriteria kepemimpinan yang diharapkan PKS.

Kriteria yang dimaksud, yakni responsif dalam setiap permasalahan di Kota Semarang. Kemudian Mbak Ita juga dinilai sudah berpengalaman memimpin Kota Semarang.

Suharsono mengatakan, jika Mbak Ita juga berpeluang untuk menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

“Ketiga itu (kriteria-red) tokoh yang berkomunikasi dengan PKS semuanya sudah memenuhi. Kita juga tidak masalah dengan kepemimpinan perempuan. Tiga kriteria saja yang kami inginkan, responsif, pengalaman, dan memiliki peluang menang,” ujarnya kepada awak media sesuai acara tersebut.

Pihaknya masih akan mempertimbangkan terkait rencana koalisi dan siapa nanti yang akan diusung. Tokoh-tokoh yang telah komunikasi dengan PKS, selanjutnya akan dipertimbangkan oleh pengurus, sebelum diusulkan ke DPW PKS Jateng.

BACA JUGA:   Insiden Kecelakaan KA Turangga dan KA Bandung Raya, KA Daop 4 Semarang Nyatakan Tak Ada Imbas

“Artinya kita mau menjalin kerja sama yang baik sama semua pihak ya, menjalin hubungan yang baik dengan semuanya. Orientasinya tentu yang menjadi kriteria kita satu responsif, berpengalaman, kemudian berpotensi menang,” terangnya.

Harsono mengakui jika saat ini PKS memang sudah berkoalisi dengan Partai Golkar. Dirinya berharap, calon-calon yang sudah berkomunikasi dengan PKS juga menjalin komonikasi yang sama dengan Golkar.

“Kita ingin juga mengajak partai-partai yang lainnya ikut bersama-sama, kita tidak menutup itu. Namun sampai saat ini kami belum memutuskan siapa yang akan kami usung nanti,” paparnya.

Sementara itu Mbak Ita menyampaikan, bahwa pertemuan yang dilakukan merupakan hasil komunikasi sebelumnya terkait rencana keikutsertaan dalam Pilwakot Semarang.

Dia mengaku menyampaikan visi misi yang telah dia susun ke pengurus PKS Kota Semarang.

Hal-hal yang menjadi perbincangan pada pertemuan ini, salah satunya adalah rencana dirinya dalam upaya memajukan Kota Semarang.

Lebih lanjut, Mbak Ita mengatakan rencana maju di Pilwakot Semarang, saat ini ia terus menyelaraskan program-program Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat sampai dengan tahun 2045.

Termasuk juga soal kenaikan pajak, investasi, dan pemerataan pendidikan yang memang diperlukan Kota Semarang. Beberapa masukan dari PKS salah satunya terkait masalah kesehatan, juga selalu menjadi concern untuk terus ditangani dengan baik.

BACA JUGA:   Hadiri Peringatan Isra' Miraj, Mbak Tunjung Apresiasi Warga Gunungpati dalam Melestarikan Tradisi

“Saya juga menyampaikan ke teman-teman dari DPD PKS bawa saya tidak mau janji yang muluk-muluk. Kita harus bisa menyesuaikan anggaran yang ada dengan perencanaan. Jangan sampai, dengan pembelajaran di tahun-tahun sebelumnya, membuat visi misi muluk-muluk ternyata tidak bisa terealisasi. Sehingga sekarang ini kami membuat perencanaan disesuaikan dengan estimasi anggaran APBD lima tahun ke depan,” paparnya.

Mbak Ita mengatakan akan terus berkomunikasi dengan partai-partai lain. Saat ini sudah dua partai, yakni PKS dan Gerindra yang telah melakukan komonikasi. Dirinya berharap silaturahmi ini bisa menjadi satu jalan yang baik di Pilkada Kota Semarang mendatang.

“Kami juga menunggu bagaimana dengan partai-partai yang lain, karena kan juga saya melangkah setelah Rakernas PDIP. Dan yang sudah memberikan undangan ini dua partai, Gerindra sama PKS. Ke depan saya akan konsultasi juga dengan Pak Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Pak Ketua DPD PDIP Jateng, untuk bagaimana menjalin hubungan dengan teman-teman dari partai lain,” imbuhnya.

Share this Article