Ad imageAd image

Mobil Avanza Ringsek Tertabrak KA Sembrani di Perlintasan Anjasmoro Raya Semarang, Polisi Beberkan Pemicunya

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 772 Views
3 Min Read
Mobil Avanza tertabrak kereta api di Perlintasan Jalan Anjasmoro Raya, Semarang Barat, Jumat (17/5/2024). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Sebuah mobil Toyota Avanza ringsek tertabrak kereta api (KA) Sembrani relasi Jakarta -Surabaya di perlintasan sebidang Jalan Anjasmoro Raya, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (17/5/2024) sore.

Tabrakan itu diduga dipicu karena palang pintu tak menerima sinyal.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar menyampaikan peristiwa sebuah mobil Avanza dengan plat nomor B-1960-KW tertabrak kereta api itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Beruntung, sopir dan satu orang penumpang mobil Avanza selamat atau tidak ada korban jiwa, meskipun kondisi mobilnya mengalami kerusakan parah.

“Bukan minibus, tapi Avanza. Kemudian nihil [korban jiwa] ya, hanya kerugian materiil saja karena [Avanza] mengalami kerusakan pada bodi samping kanan ringsek,” kata Kompol Andre saat dikonfirmasi wartawan, Jumat sore.

BACA JUGA:   PSIS Semarang Dikenai Denda dari PSSI Rp 50 Juta

Andre mengungkap kronologi kecelakaan mobil Avanza dengan kereta api di perlintasan sebidang di Puri Anjasmoro. Tabrakan tersebut bermula ketika KA Sembrani datang dari arah Barat ke Timur. Diduga, palang kereta tidak tertutup dikarenakan tidak ada sinyal sehingga menabrak mobil avanza.

“Sebenarnya ada sistem itu yang harusnya saat melewati Stasiun Tugu otomatis menutup, tapi ini [palang] tidak menutup,” jelasnya.

Saat disinggung apakah berarti ara kerusakan di sistem palang pintu kereta sehingga membuat pengendara tidak tahu, Kapolsek belum bisa menyimpulkan. Sebab, hal tersebut masih perlu didalami lebih lanjut.

BACA JUGA:   Curhat Para Pencari Kerja di Job Fair Semarang, Persaingan Ketat Hingga Khawatir Kena Ghosting

“[Avansa tidak menerobos palang karena ada kesalahan sistem?] Baru informasi awal tapi perlu penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, membenarkan
bahwa KA 62 Sembrani dengan relasi Gambir- Semarang – Surabaya Pasarturi tertemper kendaraan minibus di jalur hilir Km 2+7/8 Perlintasan Sebidang Terjaga no 7D di Jl Anjasmoro Semarang petak jalan Stasiun Jerakah- Semarang Poncol pada Jumat 17 Mei 2024 pukul 14.54 WIB.

Adapun saat sebelum kejadian, Masinis KA Sembrani telah membunyikan klakson/ suling lokomotif ketika akan melewati perlintasan sebidang tersebut, namun kecelakaan tidak dapat dihindari.

“KAI turut prihatin atas kejadian tersebut. Dan akibat kejadian ini, tidak ada dampak terganggunya perjalanan kereta api,” kata Franoto.

BACA JUGA:   Forkommas Protes Fasilitas Umum Jalan Madukoro Semarang 'Diserobot' The Park Mall

KAI pun mengimbau masyarakat pengguna jalan agar mendahulukan perjalanan Kereta Api, hal tersebut sesuai dengan UU 23 tahun 2007 tentang Perekeretaapian pada Pasal 124 yang menyatakan pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Pihaknya juga meminta kepada pengguna jalan agar berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang terdapat di perlintasan sebidang .

“Dijaga maupun tidak dijaga , pengguna kendaraan wajib untuk waspada dan berhati-hati ketika akan melintasi perlintasan sebidang. berhenti sejenak , tengok kanan dan kiri, pastikan tidak ada KA yang akan lewat , baru boleh jalan, ” tutupnya.

Share this Article