Ad imageAd image

Merasa Dieksploitasi, Warga Temanggung Tersinggung Setelah Dikunjungi Ganjar

Sigit H
By Sigit H 92 Views
2 Min Read
Keterangan foto: Keluarga Fajar Nugroho, warga Dusun Mungseng, RT 1 RW 1, Kemantenansari, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung.

INDORAYA – Fajar Nugroho, warga Dusun Mungseng, RT 1 RW 1, Kemantenansari, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menyatakan kecewa usai Gubernur Ganjar Pranowo berkunjung ke rumahnya, Senin, 10 Januari 2022. Fajar merasa dieksploitasi kemiskinannya.

Fajar mengatakan tak menyangka kedatangan Ganjar di kediamannya divideokan dan diunggah di media sosial YouTube. Video yang diunggah diberikan judul ‘Rumah Reyot Kader PDI Perjuangan di Tanah Bengkok’. Tanah bengkok merupakan tanah milik desa.

“Video itu dapat komentar-komentar miring dari warganet. Saya keberatan,” kata Fajar, Selasa, 11 Januari 2022.

BACA JUGA:   Bupati Demak Berharap Pers dan OPD Bersinergi Tangkal Hoaks

Fajar semula menyambut baik kedatangan Ganjar. Ia mengaku menjadi Wakil Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Temanggung dan merasa senang mendapat silaturahmi dari kader partai yang sama.

Di gubug reyot milik Fajar, Ganjar juga sempat memberikan bantuan untuk keluarganya. Tak hanya itu, anak-anak Fajar juga mendapat hadiah mainan plus ponsel dari Ganjar.

Fajar merasa dirinya keberatan usai kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Fajar menyatakan kondisinya yang miskin telah dieksploitasi dan direndahkan martabatnya.

BACA JUGA:   Heri Londo Dorong KPU dan KPUD di Jawa Tengah Aktif Libatkan Generasi Muda di Rangkaian Pemilu 2024

“Menyikapi viralnya kedatangan Pak Gubernur ke rumah saya beberapa hari lalu, kemudian menjadi viral di media sosial, saya merasa perlu mengembalikan apa yang sudah diberikan Pak Gubernur kepada saya,” ucap dia.

Fajar merasa menjadi korban pencitraan yang diduga dilakukan Ganjar. Ia mengatakan tak mengetahui rencana kedatangannya.

“Kalau kata orang Jawa, ujug-ujug (tiba-tiba) Pak Ganjar datang. Padahal tidak ada pemberitahuan kepada DPC, PAC, atau struktural partai lainnya,” katanya.

Selain itu, warga yang senasib tak hanya keluarga Fajar. Ia mengatakan ada 14 rumah warga yang berdiri di atas tanah bengkok.

BACA JUGA:   Lantik 129 Pejabat, Bupati Sukoharjo Minta Camat Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Fajar menegaskan akan segera berkomunikasi dengan Ganjar dan mengembalikan semua bantuan yang diberikan. Dirinya pun berharap kejadian serupa tak terulang lagi di masa depan. (Sumber Medcom.id-IR)

Share this Article