Ad imageAd image

Menurut SBY Gaya Kepemimpinan AHY Menerapkan Politik Santun

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 48 Views
2 Min Read
Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mempersembahkan lukisan karyanya yang ditujukan kepada Partai Demokrat, Minggu (17/4) (dok. Partai Demokrat)
INDORAYA – Polemik yang sempat terjadi di tubuh Partai Demokrat mendapat sorotan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya dalam suatu partai hanya boleh ada satu pemimpin.

Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution, yang hadir langsung saat SBY berpidato mengungkit kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umumnya. Menurutnya, gaya kepemimpinan AHY sangat mirip SBY.

“Saya menyaksikan dalam acara tersebut bagaimana komitmen Ketum AHY terhadap masa depan politik tanah air. Yaitu, membuka diri dan siap berkomunikasi dengan seluruh stakeholders politik nasional dalam membangun koalisi pemerintahan 2024,” kata Syahrial, Senin (18/4/2022).

“Sebagai ketua umum partai termuda yang ada di parlemen, AHY menjunjung tinggi politik santun. Khas orang Jawa dan mirip karakter Presiden ke-6 RI Bapak SBY yang juga terkenal santun. Tidak ada halangan bagi AHY sebagai junior di dunia politik untuk mendatangi para senior lainnya. Berdiskusi membicarakan kepentingan politik masa depan. Dan hal itu sudah berkali-kali dibuktikan oleh AHY,” ujarnya.

Menurut Syahrial, SBY dalam pidatonya kemarin menegaskan kembali komitmen AHY dalam memimpin partai. Soal matahari hanya satu di Demokrat, Syahrial menyebut itu merupakan pesan bahwa AHY sudah membawa partai ke jalur yang benar.

- Advertisement -

“Komitmen Ketum AHY ditegaskan kembali oleh SBY selaku Ketua MTP. Usai pidato Ketum AHY, penggagas berdirinya Partai Demokrat itu menyatakan, hanya ada satu matahari di Partai Demokrat yaitu AHY. Sebagai nakhoda yang kuat dalam membawa kapal besar Demokrat, AHY sudah berada pada jalan yang benar. On the right track!” katanya.

Dalam pidato kontemplasinya, SBY, kata Syahrial, mengingatkan AHY dan seluruh jajaran Partai Demokrat untuk terus melakukan kebajikan dan saling mengingatkan dan menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.

“Kata SBY, Demokrat perlu uang dan kekuasaan. Tetapi, uang dan kekuasaan bukanlah segala-galanya. Sehingga jajaran DPP harus terus membantu dan mendukung AHY agar berada pada jalan yang benar dalam membantu rakyat,” terangnya.(FZ)

Share this Article