Ad imageAd image

Menteri Agama dan Komisi VIII DPR Sepakati Kenaikan Biaya Haji 2022

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 140 Views
2 Min Read
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Komisi VIII DPR menyepakati kenaikan biaya ibadah haji 2022, Rabu (13/4/2022). (Dok. Kementerian Agama)

INDORAYA – Ibadah haji di tahun 2022 berdasarkan kesepakaran Komisi VIII DPR dan pemerintah yang diwakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas naik.

Kenaikan biayanya terdiri dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) atau haji reguler menjadi Rp 39.886.009 per jemaah. Sedangkan untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) jadi Rp 81.747.844,04.

Dengan jumlah tersebut, biaya haji tahun ini bertambah dibandingkan Bipih tahun 2020 yang sebesar Rp 31,4 juta hingga Rp 38,3 juta per jemaah tergantung embarkasi.

Seperti diketahui, calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini merupakan calon jemaah haji yang keberangkatannya tertunda pada 2020 akibat pandemi Covid-19.

Namun, para calon jemaah yang akan berangkat tidak dibebani untuk membayar selisih harga antara Bipih tahun 2020 dan tahun 2022.

“Tambahan biaya jemaah haji lunas tunda tahun 1441 H/2020 M dibebankan kepada alokasi virtual account yang telah dimiliki para calon jemaah Haji tahun 2020 yang selama ini dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily.

Adapun besaran BPIH dan Bipih yang disepakati oleh DPR dan pemerintah berdasarkan asumsi kuota haji Indonesia sebanyam 110.500 jemaah atau sebanyak 50 persen dari kuota haji tahun 2019.

“Dengan rincian kuota untuk jemaah haji reguler sebanyak 101.660 dan haji khusus sebanyak 8.840 orang,” pungkasnya.(FZ)

Share this Article