Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Mentan Laporkan Pungli Alat Pertanian-Pupuk Palsu ke Jaksa Agung
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Gaya HidupNasional

Mentan Laporkan Pungli Alat Pertanian-Pupuk Palsu ke Jaksa Agung

By Redaksi Indoraya
Senin, 16 Des 2024
Share
2 Min Read
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: istimewa)
SHARE

INDORAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan dugaan peredaran pupuk palsu di kalangan petani kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin. Laporan tersebut disampaikan Andi dalam pertemuan dengan Burhanuddin di Kejaksaan Agung pada Senin (16/12/2024).

“Ada pupuk palsu ini yang meresahkan petani, kita pupuk palsu ada 27 perusahaan, ada empat perusahaan kami sudah kirim ke penegak hukum, ini merugikan petani kita kurang lebih Rp3,2 triliun,” kata Amran di Kejagung.

Amran berharap Kejaksaan Agung segera mengambil tindakan tegas terhadap peredaran pupuk palsu ini, mengingat pupuk sangat penting bagi kelangsungan pertanian.

“(Pupuk) ini darahnya petani kita kalau tidak ada pupuk, tanaman mati. Tanaman yang tidak bisa tumbuh dengan baik,” ucap dia.

Selain itu, Amran juga melaporkan adanya dugaan pungutan liar terkait pengiriman alat pertanian kepada petani. Ia menyebutkan bahwa beberapa petani melaporkan dimintai uang untuk mendapatkan alat pertanian yang seharusnya dikirim secara gratis oleh Kementerian Pertanian.

“Bahwa alat mesin pertanian terkadang yang kami kirim ke daerah, ke petani, itu terkadang dimintai oknum tertentu, dalam artian bayar, kalau kami berikan traktor, combine harvester, ada yang bayar sampai, menurut laporan, ada bayar sampai Rp50 juta satu unit, ada yang bayar Rp3 juta untuk alat yang kecil. Padahal ini perintah Bapak Presiden diberikan secara gratis untuk alat pertanian,” tutur dia.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan bahwa pihaknya akan memproses laporan terkait peredaran pupuk palsu dan pungutan liar tersebut.

“Kita akan ngumpulin data dulu, ya. Karena ini baru masuk, beliau juga baru tadi dapatnya dan akan kembangkan kita,” ujarnya.

Burhanuddin juga menyatakan Kejagung akan menindak tegas para pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Pasti (akan ditindak tegas), pasti. Anda akan tahu siapa saya, saya tidak akan pandang bulu siapapun,” ucap dia.

TAGGED:jaksa agungMenteri Pertanian Andi Amran SulaimanPungli Alat PertanianPupuk Palsu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Bupati Pati Ditangkap KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan Selasa, 20 Jan 2026
  • Jelang Ramadan, Pemprov Jateng Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Meski Cuaca Ekstrem Selasa, 20 Jan 2026
  • Tanggapi OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Dukung KPK Tegakkan Hukum Selasa, 20 Jan 2026
  • Tembus Rp5,81 Triliun, Realisasi Pendapatan Kota Semarang 2025 Tak Mencapai Target Selasa, 20 Jan 2026
  • Minimalisir Kecelakaan Warga, 528 Lampu Jalan Umum Dipasang di Rembang Selasa, 20 Jan 2026
  • Bajaj Hadirkan Senyum Anak Difabel Lewat Transportasi Inklusif di Semarang Selasa, 20 Jan 2026
  • Dua Mahasiswa Magister Teknik Lingkungan Undip Raih Beasiswa Riset Mikroplastik di Jepang Selasa, 20 Jan 2026

Berita Lainnya

Nasional

Menteri ATR/BPN Pastikan Sertifikat Tanah Korban Bencana Sumatera Dipulihkan Gratis

Senin, 19 Jan 2026
Nasional

Banjir Ganggu Perjalanan Kereta, KAI Kembalikan Dana Tiket Rp3,5 Miliar ke Penumpang

Senin, 19 Jan 2026
Nasional

Pembangunan Huntara Aceh Hampir Rampung, Progres Capai 97 Persen di Aceh Timur

Minggu, 18 Jan 2026
Gaya Hidup

Kofi Djohar Semarang Usung Konsep Ngopi Pagi Bernuansa Pasar Tradisional, Harga Mulai Rp7.000

Sabtu, 17 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?