Ad imageAd image

Menhub Tegaskan Sanksi ke Garuda Jika Tak Perbaiki Layanan Haji

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 764 Views
2 Min Read
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan teguran keras kepada Garuda Indonesia terkait keluhan pelayanan dalam penyelenggaraan haji 2024. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut kemungkinan sanksi jika Garuda tidak memperbaiki pelayanannya.

“Kita memberikan teguran keras, dan jika tidak diperbaiki, sanksi bisa diterapkan,” ujar Budi di Tangerang, Banten, Sabtu (25/5/2024).

Budi berharap Garuda memperbaiki pelayanannya dan menyatakan akan rapat dengan direksi Garuda Indonesia segera. Ia menekankan pentingnya jumlah pesawat yang memadai dan ketepatan waktu penerbangan.

“Pesawat harus sesuai kebutuhan dan tidak boleh terlambat. Secara teknis, kita harus bisa menilai pesawat yang digunakan,” tambahnya.

BACA JUGA:   Pemerintah Imbau Warga Tidak Gunakan Motor untuk Mudik

Budi menyebut pelayanan angkutan haji tetap dipercayakan kepada Garuda sesuai kesepakatan dengan Saudi Arabia. Dia yakin kerja sama yang baik bisa memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar.

Teguran ini dikeluarkan melalui surat Nomor AU.402/2/21/DJPU.DKPPU-2024, yang mengkritik masalah teknis yang mengganggu jadwal keberangkatan haji pada beberapa embarkasi.

Menhub meminta Garuda melakukan perbaikan segera agar keberangkatan jemaah haji sesuai jadwal hingga batas waktu 10 Juni 2024. Garuda diminta memprioritaskan angkutan haji, menyusun rencana mitigasi, dan melaporkan langkah perbaikan ke Dirjen Perhubungan Udara.

BACA JUGA:   Menhub Budi Karya Sebut Dari 36 PSN, Baru Kelar 12 

Teguran juga diberikan terkait insiden return to base (RTB) pada penerbangan GA 1105 untuk jemaah haji Embarkasi Makassar pada 15 Mei 2024.

“Kami meminta Garuda memastikan kesiapan pesawat operasional dan perawatan selama penerbangan haji, serta meningkatkan koordinasi dengan pemilik pesawat sewaan,” jelas Budi.

Kemenhub juga meminta Garuda meningkatkan pengawasan kondisi pesawat selama penerbangan haji 2024 untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Share this Article