Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Menhub Prediksi Pergerakan Masyarakat Nataru Capai 119,5 Juta Orang
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Nasional

Menhub Prediksi Pergerakan Masyarakat Nataru Capai 119,5 Juta Orang

By Redaksi Indoraya
Jumat, 19 Des 2025
Share
3 Min Read
Ratusan pemudik memadati di stasiun di wilayah Semarang. (Foto: PT KAI Daop 4 Semarang)
SHARE

INDORAYA – Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan mencapai 119,5 juta orang. Perkiraan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Dudy menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat tidak hanya berasal dari umat Nasrani yang merayakan Natal, tetapi juga dari pemeluk agama lain yang memanfaatkan periode libur panjang untuk berwisata maupun beristirahat.

“Pergerakan masyarakat pada masa liburan nataru tahun ini diperkirakan akan terjadi pergerakan sekitar 119,5 juta orang,” ujar Dudy dalam acara Pembukaan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa Posko Nataru akan beroperasi selama 19 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dan berlokasi di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

Menurut Dudy, posko tersebut akan berfungsi sebagai pusat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh kebijakan, langkah operasional, serta respons di lapangan dapat berjalan secara terintegrasi dan tepat waktu.

“Seluruh proses kebijakan dan pengendalian operasional pada masa Nataru ini harus dilaksanakan dengan standar yang tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Dudy mengungkapkan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan mobilitas masyarakat. Daerah-daerah tersebut meliputi Jawa Tengah serta kawasan Indonesia Timur seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Timur, serta wilayah Sumatra Utara.

“Jadi titik-titik tersebut walaupun tidak termasuk yang paling padat, namun kita selalu mengantisipasi karena bagaimana juga pergerakan di sana cukup banyak,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan angkutan Nataru, Dudy menekankan adanya empat aspek utama yang menjadi fokus perhatian. Pertama, aspek keamanan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan tindakan.

“Seluruh jajaran wajib melakukan antisipasi dan mitigasi risiko secara konsisten untuk mencegah kejadian kecelakaan maupun fatalitas,” imbuhnya.

Kedua, penguatan sinergi dan kolaborasi antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus dilakukan agar pelaksanaan di lapangan berjalan selaras.

Ketiga, perhatian terhadap detail operasional, termasuk hal-hal kecil, tidak boleh diabaikan dan harus diawasi secara menyeluruh.

Keempat, pemerintah diminta untuk selalu siap menghadapi ketidakpastian dan situasi tak terduga, terutama yang berkaitan dengan cuaca ekstrem dan potensi bencana alam, dengan menyiapkan skenario serta langkah respons yang cepat dan tepat.

“Dengan berpegang pada empat poin tersebut, saya berharap penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya.

TAGGED:kementerian perhubunganMudik Nataru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Nasional

Mendag Budi Sita Pakaian Bekas Impor Rp248 Miliar, Pemerintah Perketat Peredaran Barang Ilegal

Kamis, 05 Feb 2026
Nasional

Komdigi Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Data Pelamar Kerja, Proses Internal Dilakukan

Rabu, 04 Feb 2026
Nasional

Menteri Imipas Agus Andrianto Targetkan Pembangunan 33 Lapas dan Rutan Baru pada 2026

Rabu, 04 Feb 2026
Nasional

Wamensos: Santunan Korban Meninggal Bencana Sumatera Rp15 Juta, Luka Berat Rp5 Juta

Selasa, 03 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?