Ad imageAd image

Menhan Prabowo Hadiri Wisuda 75 Dokter Unhan: Baru 1 Dokter per 2000 Penduduk

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 809 Views
2 Min Read
Prabowo hadiri wisuda Unhan. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ikut menghadiri wisuda para sarjana, magister, dan doktor dari Universitas Pertahanan (Unhan). Acara wisuda itu meluluskan sebanyak 75 dokter.

Prabowo menyampaikan, bahwa hal itu merupakan upaya Unhan dalam mencukupi kebutuhan jumlah dokter di Indonesia. Katanya, Indonesia membutuhkan 140.000 Dokter.

“Kita mulai beberapa tahun yang lalu dari Unhan, kemampuan kita sekarang ini baru 75 dokter. Padahal, negara kita butuh tambahan 140 ribu dokter,” kata Prabowo di Aula Merah Putih Unhan, Sentul, Bogor, Senin (12/2/2024).

BACA JUGA:   Menhan Prabowo Apresiasi dan Sebut Bakal Kembangkan Pupuk Inovasi Buatan Pangdam III/Siliwangi

Lebih lajut, Prabowo menjelaskan, jumlah 140 ribu dokter untuk Indonesia adalah jumlah minimal. Saat ini, bila berdasarkan perkiraannya, 1 dokter di Indonesia berarti melayani 2.000 orang penduduk.

“Kalau kita isi 140 ribu, baru memenuhi syarat negara yang diakui oleh PBB dengan standar kesehatan layak bagi negara yang moderen. Indeksnya adalah 1 dokter per 1.000 penduduk. Kita sekarang baru 1 dokter per 2.000 penduduk,” papar Prabowo.

Prabowo kemudian mengungkapkan dirinya sangat menantikan lulusan-lulusan Unhan untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Dia juga berharap lebih karena standar di Unhan disebutnya sudah setara dengan standar Harvard University, Stanford University, dan MIT.

BACA JUGA:   Muzani Beber Bukti Prabowo Dedikasikan Separuh Hidupnya Bantu Kaum Lemah

“Kita harapkan suatu prestasi dan sumbangan yang besar. Saudara punya kemampuan karena syarat yang kita berikan kepada saudara cukup tinggi,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengaku telah melakukan komunikasi dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengenai kurangnya fakultas kedokteran di Indonesia. Indonesia baru punya 92 fakultas kedokteran.

“Menteri Kesehatan menyarankan perlunya 300 fakultas kedokteran,” ucapnya.

Share this Article
Leave a comment