Ad imageAd image

Mbak Tunjung Bersama Warga Sampangan Tanam 150 Bibit Pohon dan Bersih-bersih Bantaran Sungai

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 128 Views
5 Min Read
Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Dyah Tunjung Pudyawati atau Mbak Tunjung sedang menyapu dedaunan kering bersama warga di bantaran Sungai Kaligarang, Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Minggu (21/5/2023).

INDORAYA – Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) Dyah Tunjung Pudyawati atau yang akrab disapa Mbak Tunjung bersama sekitar puluhan warga RW 7 Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, menanam sebanyak 150 bibit tanaman di Bantaran Sungai Kaligarang.

Selain menanam ratusan bibit pohon, Mbak Tunjung juga mengajak warga setempat untuk membersihkan sampah berupa dedaunan kering yang mengotori bantaran Sungai Kaligarang, tepatnya di lingkungan RW 7, Kelurahan Sampangan, pada Minggu (21/5/2023) pagi.

Agenda Resik-resik Kali dan Nandur Wit yang bertema “Resik Kaliku, Becik Uripku” tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Mbak Tunjung. Penanaman bibit pohon dan bersih-bersih ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, khususnya ekosistem sungai.

Warga setempat yang hadir tampak antusias dan semangat mengikuti agenda ini. Mereka menyapu dedaunan kering yang jatuh dari pohon yang mengotori sekitar bantaran Sungai Kaligarang. Dedaunan itu pun dipungut lalu dikumpulkan ke dalam karung plastik berwarna hitam.

BACA JUGA:   Menengok Kampung Batik di Semarang, Perajin Batik Sebut Minim Regenerasi

Dalam kegiatan ini, Mbak Tunjung bersama warga RW 7 Kelurahan Sampangan menanam sebanyak 150 jenis bibit, meliputi bibit buah matoa, kelengkeng, dan mangga. Selain itu, dalam bersih-bersih bantaran sungai berhasil mengumpulkan sebanyak 10 karung plastik.

Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Dyah Tunjung Pudyawati atau Mbak Tunjung saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih bantran sungai Kaligarang, Minggu (21/5/2023).

Mbak Tunjung mengatakan bahwa kegiatan Resik-resik Kali dan Nandur Wit tersebut dilakukan untuk menciptakan kebersihan lingkungan, terutama ekosistem sungai. Ia berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hidup.

“Hari ini saya bersama PD Satria Jateng mengajak masyarakat RW 7 Kelurahan Sampangan untuk bersih-bersih bantaran sungai dan menanam 150 bibit pohon. Tujuannya biar lingkungan sungai kita bersih dan terjaga, sehingga keberlangsungan ekosistem di dalamnya terus berjalan,” katanya.

Menurut Bacaleg DPRD Kota Semarang Dapil 4 ini, kebersihan Sungai Kaligarang dapat memunculkan beragam manfaat bagi masyarakat setempat. Pasalnya air sungai tersebut digunakan sebagai bahan baku air PDAM Tirta Moedal yang nanrtinya dialirkan kepada masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:   Teater Terjal Tampilkan Pementasan Bertema Patriotisme di Taman Indonesia Kaya Semarang Malam Ini 

Selain itu, kebersihan lingkungan Sungai Kaligarang juga sangat mendukung potensi wisata Pesona Sang Pangan (PSP) yang saat ini sedang dikembangkan masyarakat. Sehingga ke depannya wisata tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan mampu memberdayakan perekonomian masyarakat.

“Karena air sungai kan untuk bahan baku PDAM, jadi kita memilih resik-resik lingkungan, sehingga airnya bisa berkualitas dan tidak tercemar. Dan ke depannya potensi wisata di sungai ini harapannya juga bisa turut menyejahterakan masyarakat, bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Mbak Tunjung.

Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Dyah Tunjung Pudyawati atau Mbak Tunjung sedang menanam bibit pohon di bantaran Sungai Kaligarang, Minggu (21/5/2023)

Agenda ini bukanlah yang pertama kalinya diadakan Mbak Tunjung bersama warga Kelurahan Sampangan. Beberapa bulan lalu di tempat yang sama Mbak Tunjung juga memfasilitasi masyarakat mengadakan kegiatan senam dan jalan sehat.

BACA JUGA:   Ruas Jalan Banyumanik Dilanda Banjir, Mbak Tunjung Ajak Masyarakat Terus Jaga Lingkungan

“Kalau untuk bersih-bersih lingkungan ini karena memang Kelurahan Sampangan kan ada dekat sungai. Jadi kita bareng-bareng melestarikan kebersihan lingkungan. Sebenarnya selama ini sudah cukup bersih, namun dengan adanya kegiatan resik-resik dan nandur wit ini harapannyan kesadaran warga bisa lebih meningkag lagi,” ucap Mbak Tunjung.

Di lain pihak, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sampangan, Hadi Santoso mengapresiasi kegiatan yang diiniasi oleh Mbak Tunjung tersebut. Penanaman bibit pohon dan bersih-bersih bantaran sungai dinilanya memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Tentu ini sangat baik untuk melestarikan lingkungan yang ada di wisata Pesona Sang Pangan, terutama bantaran sungai Kaligarang. Tentu kami harapkan masyarakat bisa menanam dan bisa melestarikan. Jangan setelah ditanam tapi dibiarkan,” katanya.

Hadi pun mengucapkan terima kasih kepada Mbak Tunjung. Diharapkan masyarakat sekitar bisa ikut serta merawat pohon yang telah ditanam tersebut. Lebih lanjut, pihaknya yakin Pesona Sang Pangan (PSP) memiliki potensi wisata yang nantinya dapat memberdayakan masyarakat.

“Dulu bantaran kali ini tampak kumuh, padahal punya potensi yang luar biasa. Untuk itu masyarakat di RW 7 mengapresiasi, diharapkan nantinya dapat menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMUM. Sehingga masyarakat bisa berdaya dan sejahtera,” ungkap Hadi.

Share this Article
Leave a comment