Ad imageAd image

Mark Zuckerberg Akan Rilis Headset AR Pertamanya Pada 2024

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 115 Views
3 Min Read
ilustrasi headset AR (dok. istimewa)

INDORAYA – Ambisi besar CEO Meta, Mark Zuckerberg untuk mengembangkan metaverse tak hanya isapan jempol belaka. Pada tahun 2024 nanti pihaknya akan meluncurkan headset augmented reality (AR) pertamanya.

Meta mengembangkan headset AR ini sebagai bagian dari inisiatif Project Nazare. Kabarnya, Meta sudah menggelontorkan miliaran dolar untuk mengembangkan perangkat futuristik ini.

Saat ini karyawan Meta masih bekerja keras menyiapkan headset AR generasi pertama untuk diluncurkan pada tahun 2026. Mereka juga sudah mengerjakan headset generasi kedua yang lebih ringan dan canggih untuk dirilis pada tahun 2026, diikuti dengan perangkat generasi ketiga pada tahun 2028.

BACA JUGA:   Usai Bekuk Persita Tangerang, PSIS Semarang Diminta Jangan Remehkan Dewa United

Headset AR pertama Meta akan bisa dioperasikan tanpa terhubung dengan ponsel, tapi masih membutuhkan ‘perangkat berbentuk ponsel’ untuk melakukan proses komputasi dan mengandalkan gelang khusus untuk kontrol.

Model pertama ini akan berbasis Android dan bisa menawarkan pengalaman AR penuh dengan visual 3D, eye tracking, kamera belakang, audio stereo, sudut pandang yang lebar, dan desain yang tidak terlalu mencolok.

Fitur utama dari headset ini adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan hologram orang lain. Saat mengumumkan rebranding perusahaan tahun lalu, Zuckerberg mengatakan cara ini akan memberikan pengalaman yang lebih kaya ketimbang video call biasa.

BACA JUGA:   Sasar 35 Ribu Warga, BLT BBM di Semarang Disalurkan Door to Door

Zuckerberg pun memasang ambisi besar untuk perangkat futuristik ini. Mantan karyawan Meta mengatakan Zuckerberg ingin headset AR untuk menjadi ‘momen iPhone’ bagi Meta, di mana sebuah perangkat bisa mengguncang industri dan mengubah citra perusahaan.

Tapi Meta dan Zuckerberg masih harus menempuh jalan panjang untuk mewujudkan ambisinya. Meski akan diluncurkan dalam kurun waktu dekat, Meta kabarnya masih belum memiliki prototipe yang berfungsi dan bisa dipakai.

Prototipe itu juga masih belum sempurna. Meski menggunakan teknologi canggih seperti proyektor MicroLED dan teknologi waveguide, perangkat ini empat kali lebih berat ketimbang kacamata biasa dan baterainya hanya bertahan selama empat jam, seperti dikutip dari Engadget, Sabtu (16/4/2022).

BACA JUGA:   Target Vaksinasi PMK Jateng Gagal Tercapai, SDM dan Akses Lokasi Jadi Kendala

Selain headset AR, Meta juga berencana meluncurkan kacamata pintar bernama Hypernova yang bisa terhubung dengan ponsel dan menampilkan notifikasi lewat layar kecil. Perangkat ini juga akan debut pada tahun 2024.

Karena masih produk generasi pertama, Meta kabarnya tidak memasang target penjualan yang muluk-muluk. Mereka mungkin hanya akan menjual puluhan ribu unit untuk penggemar dan developer.(FZ)

Share this Article