INDORAYA – Sejumlah mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang mendatangi Mapolda Jawa Tengah untuk meminta penjelasan terkait perkembangan penyelidikan kasus meninggalnya dosen muda mereka, Dwinanda Linchia Levi (DLL), yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kostel di Jalan Telaga Bodas, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.40 WIB.
Kehadiran para mahasiswa tersebut merupakan bentuk desakan agar pihak kepolisian membuka kasus ini secara jelas dan transparan. Mereka menilai kronologi kematian DLL masih penuh kejanggalan, apalagi korban ditemukan tanpa busana, sementara penyebab kematiannya belum juga terungkap.
Situasi semakin menjadi perhatian karena terdapat saksi kunci dalam kasus ini, yaitu seorang anggota Polri berpangkat AKBP berinisial B (56).
“Kita datang untuk mengawal kasus ini. Karena dari teman-teman Untag masih minim fakta. Tapi ya kita enggak tahu itu karena ditutupin atau bagaimana. Makanya ada kekhawatiran, kecemasan,” kata perwakilan mahasiswa Untag Semarang, Antonius Franciscus seusai audiensi bersama Polda Jateng di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025) sore.
Mahasiswa pun mendesak Polda Jateng untuk mengungkap misteri kematian DLL secara tuntas. Temuan jasad sang dosen dalam kondisi tanpa busana di dalam kamar kostel membuat banyak pertanyaan muncul.
“Kita mendengar Bu Devi [korban] ini ada riwayat penyakit. Tapi di TKP [tempat kejadian perkara] korban ini ditemukan posisi gugil, itu satu kejanggalan,” ucapnya.
Antonius menambahkan bahwa kondisi korban saat ditemukan membuat relasi antara DLL dan AKBP B semakin disorot. Terlebih, keduanya tinggal di alamat yang sama dan tercatat dalam satu KK, sehingga kasus ini dianggap penuh tanda tanya.
“Kalau di penginapan itu, kita mendapat informasi bahwasanya di situ yang tinggal Bu Devi. Tapi teman-teman mahasiswa belum mendapatkan informasi yang jelas soal,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian DLL karena hasil autopsi belum diterima.
“[Meninggal dalam kondisi tampa busana?] Nanti dari hasil outopsi akan kelihatan,” kata Kombes Pol. Dwi.
Terkait AKBP B, polisi menyebut bahwa klarifikasi telah dilakukan terhadap Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng tersebut sebagai saksi. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan hasil pemeriksaan sementara.
“Hubungan dengan korban sedang didalami,” ucapnya.


