Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Mahasiswa Undip Sebar Video Porno AI, Ratusan Siswi SMAN 11 Semarang Jadi Korban
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Mahasiswa Undip Sebar Video Porno AI, Ratusan Siswi SMAN 11 Semarang Jadi Korban

By Dickri Tifani
Rabu, 15 Okt 2025
Share
4 Min Read
Chiko Radityatama Agung Putra, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang diduga sebagai pelaku penyebaran konten tidak senonoh berupa video rekayasa terhadap sejumlah siswi SMAN 11 Semarang. (Foto : Instagram/@sman11semarang.official))
SHARE

INDORAYA – Masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) digemparkan oleh beredarnya video klarifikasi dan permintaan maaf dari seorang pria yang viral di berbagai media sosial.

Pria dalam video tersebut diketahui bernama Chiko Radityatama Agung Putra, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang diduga menjadi pelaku penyebaran konten tidak senonoh berupa video hasil rekayasa terhadap sejumlah siswi SMAN 11 Semarang.

Hasil penelusuran mengungkap bahwa video yang disebarkan oleh Chiko bukan merupakan video asli, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi itu digunakan untuk mengubah foto-foto siswi menjadi konten bermuatan pornografi yang diberi judul “Skandal Semanse.”

Menurut informasi yang diterima Indoraya.News, setelah membuat rekayasa menggunakan AI, Chiko kemudian mengunggah hasilnya melalui akun X (Twitter) pribadinya.

Beredar pula kabar bahwa korban dalam kasus ini merupakan teman sesama alumni, beberapa siswi SMAN 11 Semarang, bahkan sejumlah guru perempuan di sekolah tersebut.

Setelah kasus ini ramai di media sosial, beredar pula video klarifikasi dan permintaan maaf dari Chiko yang kemudian muncul di akun Instagram resmi SMAN 11 Semarang.

Dalam video tersebut, terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengaku menyesal atas perbuatannya serta dampak yang ditimbulkan.

“Saya ingin meminta permohonan maaf atas perbuatan saya, di mana saya telah mengedit dan mengunggah foto maupun video teman-teman tanpa izin pada akun Twitter saya,” kata Chiko.

Ia juga menyampaikan penyesalannya kepada kepala sekolah, para guru, dan seluruh siswa SMAN 11 Semarang atas perbuatannya yang telah mencoreng nama baik sekolah.

“Saya menyadari bahwa perbuatan saya telah menimbulkan dampak negatif bagi SMA Negeri 11 Semarang. Dari hati yang paling tulus, saya memohon maaf kepada pihak sekolah, ibu guru, serta seluruh siswa dan siswi,” ujarnya.

Selain itu, Chiko menegaskan bahwa video yang tersebar bukanlah video nyata, melainkan hasil manipulasi digital.

“Pembuatan video dengan judul Skandal Semanse, baik foto maupun video, itu tidak benar-benar ada. Namun, hanya editan belaka dengan AI,” ujarnya.

Dalam pernyataan lanjutannya, Chiko juga menyatakan kesediaannya untuk membuat surat pernyataan dan video permintaan maaf tambahan di akun pribadinya @chikoradityatama.

Sementara itu, Waka SMAN 11 Semarang, Miyarsih, membenarkan bahwa video permintaan maaf tersebut direkam di lingkungan sekolah pada Senin (13/10/2025). Namun, ia mengaku belum dapat memberikan penjelasan rinci terkait kronologi kasus dugaan pelecehan digital itu.

“Iya benar minta maaf di sini kemarin,” kata Miyarsih.

Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak banyak terlibat dalam proses pembuatan video klarifikasi itu dan memilih berhati-hati dalam memberikan pernyataan.

“Kan banyak orang, saya juga kerjaannya tidak hanya menjadi Waka ya; saya juga mengajar, tidak terlibat banyak di situ. Karena ini ranahnya sudah beda, bukan ranah saya sebagai Wakahumas untuk menjawab semua yang berkaitan dengan itu,” ujarnya.

Ketika dimintai keterangan lebih lanjut oleh awak media, Miyarsih menolak memberikan komentar lebih jauh dan menyarankan agar wartawan meminta penjelasan langsung kepada kepala sekolah.

Namun, ia menginformasikan bahwa kepala sekolah belum bisa ditemui karena sedang memiliki kegiatan di luar sekolah.

“Jadi ini semua wewenangnya ada di kepala sekolah ya. Saat ini Ibu Kepala Sekolah juga tidak berada di tempat karena ada kepentingan yang lain,” pungkasnya.

TAGGED:Mahasiswa Undip Sebar Video Porno AISiswi SMAN 11 Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

98.545 Peserta PBI Nonaktif, Pemkot Semarang Siapkan Skema UHC

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Dari Balikpapan Hingga Papua, Karya Barongsai Pengrajin Semarang Diburu Jelang Imlek

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Kota Semarang Hasilkan 1.200 Ton Sampah Per Hari, Penerapan 3R Tak Maksimal

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Teror Pinjol Makin Brutal! Tujuh Ambulans Dipesan Fiktif, Diminta Tagih Utang Rp14 Juta

Kamis, 05 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?